Investigasi Dimensi, Komposisi, dan Pressure Molding terhadap Porositas, Konduktivitas Termal, dan Evaporation Flow pada Fin Briket Silinder

  • Muhammad Hisyam Mustawa Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Widya Gama, Malang, Jawa Timur, Indonesia
  • Abdy Nabil Ghifari Rustam Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Widya Gama, Malang, Jawa Timur, Indonesia
  • Naharina Ayutama Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Widya Gama, Malang, Jawa Timur, Indonesia
  • Zulfa Azizah Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Widya Gama, Malang, Jawa Timur, Indonesia
  • Rafa Bintang Nirwan Azzura Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Widya Gama, Malang, Jawa Timur, Indonesia
  • Nova Risdiyanto Ismail Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Widya Gama, Malang, Jawa Timur, Indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan menginvestigasi pengaruh dimensi partikel, komposisi karbon–pengikat, dan pressure molding terhadap porositas, konduktivitas termal, laju perpindahan massa, laju perpindahan panas, serta laju evaporasi fin briket silinder berbahan arang kayu secang. Penelitian metode eksperimen dengan variasi dimensi partikel yang digunakan meliputi 40, 60, 80, dan 100 mesh, dengan variasi komposisi karbon–pengikat 95:5, 90:10, 85:15, dan 80:20, serta variasi pressure molding 0,25; 0,375; 0,5 dan 0,624 MPa. Pengujian dilakukan untuk mendapatkan nilai porositas, konduktivitas termal, mass flow, heat flow, dan evaporation flow pada setiap variasi spesimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan ukuran mesh, pengikat, dan pressure molding dapat menurunkan nilai porositas, meningkatkan konduktivitas termal, meningkatkan laju aliran massa, dan meningkatkan laju evaporasi. Variasi terbaik diperoleh pada partikel 100 mesh, komposisi karbon–pengikat 80:20, dan pressure molding 0,624 MPa, menghasilkan nilai porositas sebesar 19,30%, konduktivitas termal sebesar 0,49 W/m°C, laju perpindahan massa sebesar 2,83x10-3 kg/s, laju perpindahan panas sebesar 2,17 W, dan laju evaporasi sebesar 2,84x10-6 kg/s. Hasil tersebut menunjukkan bahwa fin briket arang kayu secang berpotensi digunakan sebagai pelat penyerap panas fin berpori untuk meningkatkan kinerja sistem solar still.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-09-12