Pengaruh Variasi Diameter Nozzle terhadap Dimensi Droplet, Sudut Spray dan Jarak Spray Menggunakan Bahan Bakar Pertalite

  • Anjalita Geraldine Roring Universitas Widyagama Malang
  • Gatot Soebiyakto Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Widyagama Malang
  • Akhmad Farid Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Widyagama Malang
  • Dadang Hermawan Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Widyagama Malang

Abstract

Seirig Jet Cleaner umumnya didesain menggunakan air sebagai media utama untuk membersihkan permukaan dan biasanya tidak memerlukan penggunaan bahan bakar seperti Pertalite. Sebagai bahan bakar yang umumnya digunakan pada kendaraan bermotor, Pertalite biasanya dirancang untuk memberikan efisiensi bahan bakar yang baik. Namun, pada Jet Cleaners, efisiensi ini mungkin mempunyai dampak yang lebih terbatas karena karakteristik operasional yang berbeda. Pertalite merupakan jenis bahan bakar Pertamax yang memiliki angka oktan rendah, lebih rendah dibandingkan Pertamax dan Pertamax Turbo. Artinya Pertalite cenderung cocok untuk mesin mobil atau motor dengan kompresi lebih rendah. Nosel adalah perangkat yang dirancang untuk mengarahkan atau menyemprotkan suatu zat, seperti cairan atau gas, dengan cara yang terkendali. Nozel dapat ditemukan dalam berbagai aplikasi, seperti semprotan air pada pembersih jet, penyemprotan pestisida di bidang pertanian, atau dalam sistem pembakaran pada mesin kendaraan. Karakteristik semprotan seperti sudut sebaran tetesan, kecepatan semprotan dan ukuran tetesan yang telah didistribusikan, telah ditentukan dalam proses atomisasi yang terjadi. Pertalite perlu dianalisis dengan melakukan penelitian mengenai pengaruh variasi lubang nosel dengan berbagai diameter lubang nosel 0,2 mm, 0,4 mm, dan 0,6 mm dengan tekanan 90 bar yang tidak divariasikan guna mengetahui sudut penyemprotan dan jarak penyemprotan. dan jarak penyemprotan

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-02-28