open access

Abstract

Pelaksanaan kontrak pekerjaan proyek Peningkatan Struktur Jalan Kaburea-Maukaro-Nabe Di Kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur pada tahun anggaran 2012 dalam pelaksanaannya tidak dapat memenui waktu kontrak yang sudah ditentukan. Itu terbukti dengan terlihatnya bangunan yang belum selesai dibangun diperkirakan mengalami keterlambatan mencapai 40% dari waktu kontrak yang telah ditentukan. Melihat permasalahan tersebut penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tidak tercapainya waktu kontrak dan mengetahui faktor yang paling dominan, serta strategi untuk mengatasinya.

Metodologi analisis data yang digunakan adalah analisis faktor dan analisis regresi linier berganda dengan Uji F dan Uji t terhadap jawaban dari kuesioner yang disebarkan kepada 33 responden dari pihak Owner, Kontraktor dan Konsultan Pengawas yang terlibat langsung dalam pelaksanaan proyek Peningkatan Struktur Jalan Kaburea-Maukaro-Nabe Di Kabupaten Ende Nusa Tenggara Timur pada tahun anggaran 2012.

Berdasarkan hasil penelitian, faktor-faktor yang mempengaruhi tidak tercapainya waktu kontrak secara signifikan adalah Faktor SDM, Faktor Metode Pelaksanaan Pekerjaan, Faktor Peralatan dan Faktor Lingkungan Kerja. Faktor yang paling dominan ditunjukkan oleh nilai β terstandarisasi tertinggi, yaitu faktor SDM dengan nilai Koefisien β sebesar, yaitu 0,456. Strategi yang di gunakan untuk mengatasi agar dapat tercapainya waktu kontrak adalah kontraktor harus menggunakan SDM yang memiliki keahlian sesuai kebutuhan pekerjaan, kontraktor harus menambahkan SDM yang terampil dari luar daerah serta sering memberikan pelatiahan dan pengarahan pada SDM yang bekerja sesuai kebutuhan pekerjaan, kontraktor harus menggunakan SDM yang dapat berkoordinasi dengan baik guna menyelesaikan pekerjaan dan kontraktor harus menggunakan SDM yang memiliki tanggung jawab besar untuk dapat menyelesaikan pekerjaan yang baik sesuai target waktu.