open access

Abstract

Perumahan Grand Permata di Kabupaten Mojokerto dengan luas 6500M2, yang pembangunannya dilaksanakan oleh pengembang (developer), dimana pembangunan tersebut direncanakan dengan usia bangunan minimal 5 tahun. Akan tetapi melihat produk perumahan tersebut saat ini diperkirakan telah terjadi penyimpangan mutu/kualitas bangunan yang tidak sesuai dengan spesifikasi seperti yang disampaikan oleh konsumen. Melihat permasalahan tersebut penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap mutu produk perumahan Grand Permata dan mengetahui faktor yang paling dominan mempengaruhinya serta strategi untuk meningkatkan mutu produk perumahan Grand Permata.

Metodologi analisa data yang digunakan adalah analisis faktor dan analisis regresi linier berganda terhadap jawaban dari kuesioner yang disebarkan kepada 46 responden dari orang-orang yang mengetahui kondisi dan bekerja atau terlibat langsung didalam pekerjaan pembangunan perumahan serta orang-orang yang menempati Perumahan Grand Permata di Kabupaten Mojokerto.

            Dari hasil penelitian didapatkan bahwa secara simultan dengan uji F didapatkan bahwa secara bersama-sama variabel material, tenaga kerja, peralatan , keuangan, Lingkungan Kerja dan metode pelaksanaan berpengaruh secara bersama-sama terhadap Mutu Produk Perumahan. Namun dari uji t secara sendiri-sendiri faktor-faktor yang mempengaruhi secara signifikan terhadap Mutu Produk Perumahan adalah Faktor Material, Faktor Keuangan. Faktor yang paling dominan ditunjukkan oleh nilai β terstandarisasi tertinggi, yaitu faktor Material dengan nilai Koefisien β terbesar, yaitu 0.786 dan Strategi yang digunakan untuk untuk meningkatkan Mutu Produk Perumahan Grand Permata adalah sebelum pelaksanaan pekerjaan dimulai pengembang harus mempersiapkan pengadaan material, terutama material non lokal seperti genteng yang harus mendatangkan dari kota Tulungagung, serta membuat stok material dilokasi pekerjaan dan Pengembang harus memiliki manajemen keuangan yang baik, agar  membayar upah pekerja dapat dilakukan secara rutin dan tepat waktu, sehingga pekerja merasa nyaman dan termovivasi untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan sebaik-baiknya (sesuai spesifikasi yang disyaratkan).