STRATEGI PERBAIKAN KUALITAS ROTI TAWAR MELALUI INTEGRASI SIX SIGMA DAN NEW SEVEN TOOLS

  • Denny Kurniawati Teknik Industri, Sekolah Tinggi Teknologi Pomosda Nganjuk
  • Luhur Pambudi Herdanarpati Teknik Industri, Sekolah Tinggi Teknologi Pomosda Nganjuk

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi jumlah produk cacat roti tawar di Niki Sari Bakery Nganjuk dengan menerapkan strategi perbaikan kualitas yang sistematis. Pendekatan yang digunakan adalam DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) dalam kerangka Six Sigma yang diintegrasikan dengan New Seven Tools untuk menganalisis dan memecahkan permasalahan kualitas. Data produksi selama enam bulan menunjukkan total cacat 3.814 pcs dari total produksi 34.870 pcs, dengan jenis cacat dominan kulit roti terkelupas (42,8%), gosong (37,9%), dan bentuk roti tidak sesuai standar (19,3%). Hasil perhitungan nilai DPMO sebesar 36.459 dengan sigma level 3,29 mengindikasikan perlu upaya perbaikan yang berkelanjutan. Faktor penyebab utama kecacatan produk keterampilan operator, SOP, kondisi oven, dan peralatan. Penerapan strategi perbaikan mencakup penyusunan SOP, pelatihan untuk operator, pemeliharaan oven, serta penggantian loyang diharapkan mampu mengurangi jumlah produk cacat, meningkatkan konsistensi kualitas roti tawar. Dengan penerapan strategi perbaikan yang tepat, dapat meningkatkan daya saing dan kepercayaan konsumen pada produk UMKM

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-05-19
How to Cite
Kurniawati, D., & Pambudi Herdanarpati, L. (2026). STRATEGI PERBAIKAN KUALITAS ROTI TAWAR MELALUI INTEGRASI SIX SIGMA DAN NEW SEVEN TOOLS. Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri, 16(1), 183-192. https://doi.org/10.36040/industri.v16i1.16464