ANALISIS PENJADWALAN PROYEK DENGAN METODE CRITICAL PATH METOD (CPM) PADA PEMBANGUNAN FLOWLINE PT PERTAMINA EP REGIONAL 2 ZONA 7

  • Kayla Rahma Nourizka Teknik Industri, Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Jauhari Arifin Teknik Industri, Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Rangga Putra Irdian Teknik Mesin, Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Nadia Rofidah Teknik Industri, Universitas Singaperbangsa Karawang

Abstract

Industri minyak dan gas bumi membutuhkan infrastruktur pendukung yang penting, salah satunya adalah flowline, yaitu jaringan pipa yang mengalirkan minyak atau gas dari sumur produksi menuju fasilitas pengolahan. Dalam pelaksanaan proyek pembangunan flowline, penjadwalan menjadi salah satu faktor krusial untuk memastikan proyek berjalan tepat waktu. Laporan ini bertujuan untuk menganalisis penjadwalan proyek pembangunan flowline di PT Pertamina EP Regional 2 Zona 7 dengan menggunakan metode Critical Path Method (CPM) dan bantuan software POM-QM. Metode ini berguna untuk mendeteksi aktivitas-aktivitas yang termasuk dalam jalur kritis, yaitu kegiatan yang tidak memiliki kelonggaran waktu (slack) dan dapat mempengaruhi total durasi proyek. Hasil analisis menunjukkan bahwa proyek memiliki durasi total selama 232 hari, dengan jalur kritis yang terdiri dari 12 aktivitas utama selama 162 hari yang menandakan aktivitas yang termasuk ke dalam jalur kritis merupakan aktivitas yang tidak boleh ditunda pelaksanaannya. Berdasarkan hasil analisis penjadwalan yang telah dilakukan menggunakan metode CPM, didapatkan jalur kritis serta durasi total proyek pembangunan flowline di PT Pertamina EP Regional 2 Zona 7.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-03-26
How to Cite
Nourizka, K. R., Jauhari Arifin, Putra Irdian, R., & Nadia Rofidah. (2026). ANALISIS PENJADWALAN PROYEK DENGAN METODE CRITICAL PATH METOD (CPM) PADA PEMBANGUNAN FLOWLINE PT PERTAMINA EP REGIONAL 2 ZONA 7. Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri, 16(1), 31-38. https://doi.org/10.36040/industri.v16i1.17367