PERANCANGAN GEROBAK DORONG PANEN ERGONOMIS SEBAGAI INTERVENSI PENURUNAN BEBAN KERJA DAN PENINGKATAN EFISIENSI DISTRIBUSI HASIL PANEN DI PERTAMANAN POMOSDA
Abstract
Pekerja pertanian memiliki prevalensi gangguan muskuloskeletal yang tinggi akibat penanganan beban secara manual, sebagaimana terjadi di Pertamanan POMOSDA, Tanjunganom, Nganjuk, tempat hasil panen masih dipikul dengan beban 25–35 kg per orang sebanyak 8–12 kali per sesi panen. Penelitian ini bertujuan merancang, memfabrikasi, dan mengevaluasi gerobak dorong panen ergonomis untuk menurunkan beban kerja fisik dan meningkatkan efisiensi distribusi hasil panen. Pendekatan rancang bangun digunakan melalui identifikasi masalah, pengukuran antropometri pekerja (n = 10), perancangan, verifikasi analitis kekuatan rangka, fabrikasi, uji fungsi, dan evaluasi komparatif antara metode manual dan penggunaan alat. Prototipe yang dihasilkan berupa gerobak berangka besi siku 40×40×4 mm dengan dua roda tetap pneumatik di belakang dan satu roda swivel di depan, dinding kawat jaring, alas kayu, serta tinggi pegangan 90–100 cm yang diturunkan dari data tinggi pinggul pekerja. Kapasitas rancangan 100–150 kg per perjalanan meningkatkan kapasitas angkut sekitar 300% dibanding metode manual dan menurunkan frekuensi perjalanan dari rata-rata 10 menjadi 2–3 kali per sesi. Verifikasi analitis menunjukkan faktor keamanan 2,0 terhadap tegangan luluh pada beban rancangan dengan faktor dinamis 1,5, dan skor kelayakan panel mencapai 4,4 dari skala 5. Dengan biaya produksi Rp2.548.300 per unit, alat ini layak diterapkan pada pertanian skala pesantren, meskipun uji beban, gaya dorong, dan stabilitas secara eksperimental masih diperlukan
Downloads
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










