PENURUNAN DOWNTIME UNTUK MENINGKATKAN ACHIEVEMENT (ACH) MELALUI IMPLEMENTASI TPM (TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE) DAN ANALISIS SIX BIG LOSSES DI PT TES HF
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas mesin Packaging Line 1 di PT TES HF menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE), mengidentifikasi faktor dominan Six Big Losses, menentukan akar penyebab downtime, serta mengevaluasi implementasi Total Productive Maintenance (TPM) melalui Preventive Maintenance dan Autonomous Maintenance untuk meningkatkan Achievement (ACH). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus melalui analisis OEE, Six Big Losses, Diagram Pareto, Fishbone Diagram, dan 5 Why Analysis berdasarkan data produksi Juni 2026. Hasil menunjukkan rata-rata OEE sebelum implementasi sebesar 84,01%, dengan Availability 97,60%, Performance 88,95%, dan Quality 96,69%. Faktor dominan Six Big Losses adalah Idling and Minor Stoppages sebesar 35,78% dan Technical Breakdown sebesar 31,27%. Gangguan terbesar berasal dari pisau perforasi tumpul, patah, atau kotor sebanyak 1.576 kejadian. Setelah implementasi TPM, downtime turun 6,77%, OEE meningkat menjadi 89,97%, dan ACH meningkat dari 88,95% menjadi 92,67%, melampaui target 92,50%. Implementasi TPM terbukti efektif meningkatkan efektivitas mesin dan pencapaian produksi
Downloads
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










