https://ejournal.itn.ac.id/industri/issue/feed Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri 2026-10-12T21:45:44+07:00 Nelly Budiarti nely@lecturer.itn.ac.id Open Journal Systems <p><strong>Inovatif : Jurnal Teknik Industri<br></strong>Jurnal Inovatif&nbsp; menerima artikel-artikel hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang Teknik dan Manajemen Industri, yang berisi gagasan, konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan kajian buku Teknik dan Manajemen Industri. Jurnal inovatif diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi Nasional Malang, dan terbit dua kali salam setahun pada Bulan Maret dan September</p> <p><strong>Accrefitation :</strong><br><a href="Accrefitation%20:" target="_blank" rel="noopener"><img src="https://ejournal.itn.ac.id/public/site/images/emma/Sinta_4.png" width="135" height="49"></a></p> https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/16904 STUDI KELAYAKAN BERBASIS AI UNTUK MEDIA TANAM OPTIMAL PADA AGROBISNIS JAMBU AIR 2026-10-11T15:58:45+07:00 Sulhon Akwiyo Septiarno 512202201661@mhs.dinus.ac.id Andrea Nende Ardiana 512202201613@mhs.dinus.ac.id Dewa Kusuma Wijaya dewa.kuja@dsn.dinus.ac.id Rudi Tjahyono rudi.tjahyono@dsn.dinus.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi media tanam paling ideal untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas tanaman jambu air melalui pendekatan <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) yang diperkuat dengan analisis berbasis <em>Artificial Intelligence</em> (AI). Sebanyak puluhan artikel dianalisis untuk memetakan jenis media tanam, parameter pertumbuhan, kualitas buah, dan faktor nutrisi yang mempengaruhi performa tanaman. Hasil kajian menunjukkan bahwa media organik seperti kompos, cocopeat, vermikompos, dan arang sekam memiliki kontribusi signifikan dalam meningkatkan pertumbuhan vegetatif, kekuatan perakaran, dan serapan unsur hara. Melalui sintesis data dan rekomendasi AI, komposisi media tanam ideal ditetapkan sebagai topsoil 40–50%, kompos 20–30%, cocopeat 15–25%, dan arang sekam 10–20%. Simulasi kinerja menunjukkan bahwa kombinasi kompos, cocopeat, dan arang sekam memberikan hasil paling optimal dalam retensi air, aerasi, dan efisiensi nutrisi. Analisis kelayakan ekonomi mengonfirmasi bahwa penggunaan media tanam ideal ini menghasilkan usaha budidaya yang layak dengan titik impas 1.129 kg/tahun dan payback period 2,2 tahun</p> 2026-10-11T15:58:40+07:00 Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/19431 OPTIMASI KUALITAS ORGANOLEPTIK SPICY CHICKEN WINGS MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI 2026-10-12T21:40:52+07:00 Dito Mustofa Latif ditomustofa@mhs.unhasy.ac.id Sumarsono Sumarsono sumarsono@unhasy.ac.id Sulung Rahmawan W.G ditomustofa@mhs.unhasy.ac.id Terdy Kistofer ditomustofa@mhs.unhasy.ac.id <p>Penelitian bertujuan menentukan faktor paling berpengaruh dan memperoleh kombinasi parameter proses optimal terhadap kualitas organoleptik produk <em>spicy chicken wings</em> menggunakan metode Taguchi di CV Pangan Berkah Sentosa Jombang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimental menggunakan rancangan orthogonal array L9. Variabel penelitian meliputi tekanan injeksi, jenis bahan pengikat, persentase air marinasi, dan waktu aging tiga level tiap faktor. Pengumpulan data melalui uji organoleptik oleh 8 panelis internal perusahaan. Analisa data dengan deskripsi rata-rata, Analisa <em>Signal to Noise Ratio</em>, dan <em>Analysis of Variance</em>. Hasil penelitian menunjukkan faktor paling berpengaruh yakni jenis bahan pengikat dengan kontribusi 91,5%. Kemudian disimpulkan kombinasi factor optimal yakni tekanan injeksi 2,5 bar, jenis bahan pengikat A&amp;B, persentase air marinasi 9%, waktu aging 120 menit. Hasil kombinasi ini mampu meningkatkan kualitas nilai organoleptik produk pada rentang 4,0 – 4,48 dari skala 1 sampai 5. Penerapan metode Taguchi terbukti efektif membantu proses perbaikan kualitas organoleptip</p> 2026-10-12T21:40:42+07:00 Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/20081 ANALISIS POTENSI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO KECELAKAAN KERJA MENGGUNAKAN METODE HIRARC DI WORKSHOP PT SPE 2026-10-12T21:41:37+07:00 Putri Zahwa pzahwa1212@gmail.com Lifia Citra Ramadhanti lifia.citra@ft.unsika.ac.id <p>Kecelakaan kerja merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di lingkungan industri dan dapat menimbulkan kerugian bagi pekerja maupun perusahaan. Berdasarkan data kecelakaan kerja di PT SPE, masih ditemukannya kasus kecelakaan kerja yang menunjukkan adanya potensi bahaya dan risiko yang perlu dikendalikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko kecelakaan kerja, dan memberikan usulan pengendalian risiko pada <em>Area Workshop</em> PT SPE menggunakan metode <em>Hazard identification, Risk assessment, and Risk Control</em> (HIRARC). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil identifikasi bahaya menunjukkan bahwa terdapat berbagai potensi bahaya yang berasal dari faktor mekanik, fisik, kimia, dan fisiologis pada aktivitas <em>handling material</em>, <em>cutting</em>, <em>grinding</em>, <em>welding</em>, <em>finishing</em>, <em>painting</em>, dan inspeksi. Hasil penilaian risiko menunjukkan terdapat 3 risiko kategori <em>Low Risk</em> (L), 12 risiko kategori <em>Medium Risk</em> (M), dan 4 risiko kategori <em>High Risk</em> (H). Risiko kategori tinggi ditemukan pada aktivitas <em>grinding</em>, <em>welding</em>, <em>painting</em>, dan inspeksi. Berdasarkan hasil penelitian, usulan pengendalian risiko yang diberikan meliputi pengendalian teknis, pengendalian administratif, dan penggunaan alat pelindung diri (APD). Penerapan pengendalian tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan kerja dan meningkatkan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT SPE</p> 2026-10-12T21:41:33+07:00 Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/21082 PENURUNAN DOWNTIME UNTUK MENINGKATKAN ACHIEVEMENT (ACH) MELALUI IMPLEMENTASI TPM (TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE) DAN ANALISIS SIX BIG LOSSES DI PT TES HF 2026-10-12T21:42:35+07:00 Dede Yusup Rezkykr@gmail.com Abby Yazid Bustommy 28.12dedeyusup@gmail.com Sita Kurniaty Ratoko 28.12dedeyusup@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas mesin Packaging Line 1 di PT TES HF menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE), mengidentifikasi faktor dominan Six Big Losses, menentukan akar penyebab downtime, serta mengevaluasi implementasi Total Productive Maintenance (TPM) melalui Preventive Maintenance dan Autonomous Maintenance untuk meningkatkan Achievement (ACH). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus melalui analisis OEE, Six Big Losses, Diagram Pareto, Fishbone Diagram, dan 5 Why Analysis berdasarkan data produksi Juni 2026. Hasil menunjukkan rata-rata OEE sebelum implementasi sebesar 84,01%, dengan Availability 97,60%, Performance 88,95%, dan Quality 96,69%. Faktor dominan Six Big Losses adalah Idling and Minor Stoppages sebesar 35,78% dan Technical Breakdown sebesar 31,27%. Gangguan terbesar berasal dari pisau perforasi tumpul, patah, atau kotor sebanyak 1.576 kejadian. Setelah implementasi TPM, downtime turun 6,77%, OEE meningkat menjadi 89,97%, dan ACH meningkat dari 88,95% menjadi 92,67%, melampaui target 92,50%. Implementasi TPM terbukti efektif meningkatkan efektivitas mesin dan pencapaian produksi</p> 2026-10-12T21:42:30+07:00 Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/20417 ANALISIS EFISIENSI PROSES FRAKSINASI MINYAK KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN METODE VALUE STREAM MAPPING DAN COST BENEFIT ANALYSIS 2026-10-12T21:43:37+07:00 Muh. Rafli Akbar murafliakbar@gmail.com Evi Yuliawati eviyulia103@itats.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi proses fraksinasi minyak kelapa sawit di PT XYZ Surabaya menggunakan <em>Value Stream Mapping</em> (VSM) dan <em>Cost Benefit Analysis</em> (CBA). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, pengukuran waktu siklus, serta dokumentasi konsumsi energi dan biaya operasional pada unit <em>crystallizer</em>. Hasil <em>Current State Map</em> dan <em>Process Activity Mapping</em> menunjukkan waktu siklus rata-rata 21,38 jam, atau 1,38 jam lebih lama daripada standar perusahaan. Pemborosan dominan berupa <em>waiting</em> terjadi pada proses <em>loading</em>, <em>pre-heat</em>, dan transfer produk akibat ketidakterjagaan suhu minyak. Usulan perbaikan berupa penambahan jalur <em>bypass</em> pada sistem <em>pre-heat</em> menghasilkan peningkatan <em>Process Cycle Efficiency</em> dari 73,35% menjadi 76,41% dan <em>Overall Equipment Effectiveness</em> dari 46,02% menjadi 46,91%. Konsumsi <em>steam</em> berkurang 81.680 kg dan listrik 31.009 kWh. Analisis ekonomi menghasilkan ROI 2.138,07%, <em>Payback Period</em> 16,43 hari, dan BCR 22,38, sehingga usulan dinyatakan layak diterapkan</p> 2026-10-12T21:43:30+07:00 Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/18121 ANALISIS PERAWATAN MESIN TABLE SAW UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI KERJA MELALUI OPTIMASI MOTOR LISTRIK DAN PISAU 2026-10-12T21:44:35+07:00 Amar Khalid Sastriyadi lisamelviginting@unimed.ac.id Lisa Melvi Ginting lisamelviginting@unimed.ac.id Mahesa Aulia Kaban lisamelviginting@unimed.ac.id Dewi Kartika Sari lisamelviginting@unimed.ac.id Liyudza Sari lisamelviginting@unimed.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis perawatan mesin table saw menggunakan pendekatan Reliability Centered Maintenance (RCM) untuk meningkatkan kinerja motor listrik, kualitas pemotongan, produktivitas, dan pengendalian biaya perawatan. Penelitian menggunakan metode mixed methods dengan desain perbandingan sebelum dan sesudah penerapan RCM selama 30 hari kerja, terdiri atas 15 hari kondisi awal dan 15 hari setelah implementasi. Data dikumpulkan melalui pengukuran arus, daya, suhu motor, waktu pemotongan, kualitas hasil potong, serta wawancara operator. Setelah penerapan RCM, efisiensi motor meningkat dari 87,7% menjadi 94,9%, persentase hasil potong presisi meningkat dari 80,4% menjadi 95%, produktivitas naik sekitar 25%, dan biaya perawatan rata-rata turun dari Rp31.000 menjadi Rp23.000 per hari. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan RCM mampu meningkatkan keandalan operasional, kualitas pemotongan, produktivitas, dan efisiensi perawatan mesin table saw</p> 2026-10-12T21:44:25+07:00 Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/21039 PERANCANGAN GEROBAK DORONG PANEN ERGONOMIS SEBAGAI INTERVENSI PENURUNAN BEBAN KERJA DAN PENINGKATAN EFISIENSI DISTRIBUSI HASIL PANEN DI PERTAMANAN POMOSDA 2026-10-12T21:45:44+07:00 Putut Ade Irawan pututadeirawan@gmail.com Hendrik Julianto pututadeirawan@gmail.com Elfi Rohmatin pututadeirawan@gmail.com Bagus Nanda pututadeirawan@gmail.com Himayatul Humairoh pututadeirawan@gmail.com Marpiani Marpiani pututadeirawan@gmail.com <p>Pekerja pertanian memiliki prevalensi gangguan muskuloskeletal yang tinggi akibat penanganan beban secara manual, sebagaimana terjadi di Pertamanan POMOSDA, Tanjunganom, Nganjuk, tempat hasil panen masih dipikul dengan beban 25–35 kg per orang sebanyak 8–12 kali per sesi panen. Penelitian ini bertujuan merancang, memfabrikasi, dan mengevaluasi gerobak dorong panen ergonomis untuk menurunkan beban kerja fisik dan meningkatkan efisiensi distribusi hasil panen. Pendekatan rancang bangun digunakan melalui identifikasi masalah, pengukuran antropometri pekerja (n = 10), perancangan, verifikasi analitis kekuatan rangka, fabrikasi, uji fungsi, dan evaluasi komparatif antara metode manual dan penggunaan alat. Prototipe yang dihasilkan berupa gerobak berangka besi siku 40×40×4 mm dengan dua roda tetap pneumatik di belakang dan satu roda swivel di depan, dinding kawat jaring, alas kayu, serta tinggi pegangan 90–100 cm yang diturunkan dari data tinggi pinggul pekerja. Kapasitas rancangan 100–150 kg per perjalanan meningkatkan kapasitas angkut sekitar 300% dibanding metode manual dan menurunkan frekuensi perjalanan dari rata-rata 10 menjadi 2–3 kali per sesi. Verifikasi analitis menunjukkan faktor keamanan 2,0 terhadap tegangan luluh pada beban rancangan dengan faktor dinamis 1,5, dan skor kelayakan panel mencapai 4,4 dari skala 5. Dengan biaya produksi Rp2.548.300 per unit, alat ini layak diterapkan pada pertanian skala pesantren, meskipun uji beban, gaya dorong, dan stabilitas secara eksperimental masih diperlukan</p> 2026-10-12T21:45:31+07:00 Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri