Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://ejournal.itn.ac.id/industri
<p><strong>Inovatif : Jurnal Teknik Industri<br></strong>Jurnal Inovatif menerima artikel-artikel hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang Teknik dan Manajemen Industri, yang berisi gagasan, konseptual, kajian teori, aplikasi teori dan kajian buku Teknik dan Manajemen Industri. Jurnal inovatif diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri Institut Teknologi Nasional Malang, dan terbit dua kali salam setahun pada Bulan Maret dan September</p> <p><strong>Accrefitation :</strong><br><a href="Accrefitation%20:" target="_blank" rel="noopener"><img src="https://ejournal.itn.ac.id/public/site/images/emma/Sinta_4.png" width="135" height="49"></a></p>Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malangen-USIndustri Inovatif : Jurnal Teknik Industri2087-8869ANALISIS KONSEKUENSI LEDAKAN DAN KEBOCORAN PADA TANGKI BERISI METANOL MENGGUNAKAN PEMODELAN SOFTWARE ALOHA PADA PT KRN
https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/17720
<p>Industri kelapa sawit merupakan sektor strategis di Indonesia dengan peningkatan produksi dan konsumsi minyak goreng yang signifikan. Peningkatan kapasitas produksi diikuti oleh meningkatnya kompleksitas proses, termasuk penggunaan metanol pada produksi biodiesel. Metanol disimpan dalam tangki skala besar yang berpotensi menimbulkan risiko kebocoran, kebakaran, dan ledakan yang membahayakan pekerja, masyarakat, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi <em>threat zone</em> akibat kegagalan tangki penyimpanan metanol di PT KRN serta menyusun rekomendasi mitigasi untuk mendukung perencanaan tanggap darurat. Metode yang digunakan adalah pemodelan simulasi menggunakan perangkat lunak ALOHA berdasarkan data spesifikasi tangki, jumlah metanol, dan kondisi lingkungan, dengan mensimulasikan skenario kebocoran, kebakaran genangan, dan BLEVE. Hasil menunjukkan sebaran awan uap beracun hingga radius 1 km, radiasi panas kebakaran mencapai 56 m, dan dampak BLEVE hingga 2,25 km. Pemodelan ini efektif sebagai dasar pemetaan zona bahaya dan penyempurnaan <em>Emergency Response Plan</em></p>Anis Rohmana MalikAndre Saputra Pata’dungan
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-262026-03-261611710.36040/industri.v16i1.17720MENYELESAIKAN KONTRADIKSI KUALITAS PERMUKAAN DAN WAKTU PRODUKSI PADA PENCETAKAN 3D MATERIAL PETG MELALUI OPTIMASI BERBASIS DESAIN EKSPERIMEN
https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/16284
<p>Penelitian hendak menganalisis dan mengoptimalkan parameter proses pencetakan 3D material PETG guna mencapai kualitas permukaan maksimal dan waktu cetak minimal secara bersamaan. Temuan ini diharapkan menjadi solusi UMKM untuk meningkatkan efisiensi produksi tanpa mengorbankan kualitas produk. Penelitian menerapkan <em>Design of Experiment</em> (DoE) menggunakan pendekatan <em>Response Surface Method</em> (RSM) dengan metode Box-Behnken yang menghasilkan 26 variasi perlakuan eksperimen. Sedangkan ANOVA diterapkan untuk mengidentifikasi faktor yang signifikan. Metode penilaian dengan <em>Desirability Function</em> selanjutnya digunakan untuk optimasi multi-respon sehingga dapat diperoleh parameter terbaik untuk setiap sudut pencetakan <em>print orientation</em>. Uji konfirmasi dilakukan menggunakan setiap parameter terbaik untuk memvalidasi keberhasilan parameter secara aktual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa <em>print orientation</em> merupakan faktor yang signifikan dengan kontribusi sebesar 52,99% untuk respon kekasaran permukaan dan 81,92% untuk respon waktu. Optimasi berhasil menghasilkan parameter terbaik untuk setiap sudut <em>print orientation,</em> dengan hasil spesimen berukuran sama<em>.</em> Sudut <em>print orientation </em>0° mampu mencapai kekasaran permukaan minimal 1,78 µm dalam waktu 1450 detik. Sudut <em>print orientation </em>15° mencapai kekasaran permukaan minimal 23,19 µm dan waktu 5270 detik, sementara sudut 30° mencapai 27,90 µm dan waktu 8780 detik. Sedangkan sudut 45° dapat mencapai kekasaran terendah 13,71 µm dengan waktu proses 11825 detik. Penelitian memberikan rekomendasi parameter proses cetak yang terverifikasi secara empiris. Temuan ini menjadi panduan praktis untuk meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas visual produk cetak 3D-PETG. </p>Anthonius Adi NugrohoKurniawan Billy SantosoGabriel Bagus KaryadiKristian Ismartaya
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-262026-03-2616182010.36040/industri.v16i1.16284STRATEGI MITIGASI RISIKO DISTRIBUSI BAHAN BAKAR MINYAK DENGAN METODE HOUSE OF RISK DI AREA CIANJUR
https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/15074
<p>Distribusi bahan bakar minyak (BBM) merupakan proses vital yang memerlukan keandalan tinggi untuk menjamin ketersediaan energi hingga ke wilayah pelosok, termasuk Pertashop di Kabupaten Cianjur. Namun, proses ini dihadapkan pada berbagai risiko operasional seperti keterlambatan pengiriman, kesalahan prosedur teknis, hingga ketidaksesuaian jenis dan volume BBM. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko utama dalam distribusi BBM serta merumuskan strategi mitigasi menggunakan pendekatan House of Risk (HOR). Hasil analisis HOR Fase 1 menunjukkan bahwa risk agent paling kritis adalah operator yang tidak menerapkan SOP pembongkaran dengan baik, permintaan pengiriman mendadak, serta kesalahan informasi volume BBM. Selanjutnya, pada HOR Fase 2, strategi mitigasi prioritas meliputi pemasangan instruksi kerja visual, peramalan permintaan, serta penyediaan armada cadangan, yang dipilih berdasarkan rasio effectiveness to difficulty (ETD). Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi peningkatan efisiensi dan keselamatan distribusi BBM</p>Welly MahardhikaAries Andjar SulistyonoInes Adewinda Purba
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-262026-03-26161213010.36040/industri.v16i1.15074ANALISIS PENJADWALAN PROYEK DENGAN METODE CRITICAL PATH METOD (CPM) PADA PEMBANGUNAN FLOWLINE PT PERTAMINA EP REGIONAL 2 ZONA 7
https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/17367
<p>Industri minyak dan gas bumi membutuhkan infrastruktur pendukung yang penting, salah satunya adalah <em>flowline</em>, yaitu jaringan pipa yang mengalirkan minyak atau gas dari sumur produksi menuju fasilitas pengolahan. Dalam pelaksanaan proyek pembangunan <em>flowline</em>, penjadwalan menjadi salah satu faktor krusial untuk memastikan proyek berjalan tepat waktu. Laporan ini bertujuan untuk menganalisis penjadwalan proyek pembangunan <em>flowline</em> di PT Pertamina EP Regional 2 Zona 7 dengan menggunakan metode Critical Path Method (CPM) dan bantuan <em>software</em> POM-QM. Metode ini berguna untuk mendeteksi aktivitas-aktivitas yang termasuk dalam jalur kritis, yaitu kegiatan yang tidak memiliki kelonggaran waktu (<em>slack</em>) dan dapat mempengaruhi total durasi proyek. Hasil analisis menunjukkan bahwa proyek memiliki durasi total selama 232 hari, dengan jalur kritis yang terdiri dari 12 aktivitas utama selama 162 hari yang menandakan aktivitas yang termasuk ke dalam jalur kritis merupakan aktivitas yang tidak boleh ditunda pelaksanaannya. Berdasarkan hasil analisis penjadwalan yang telah dilakukan menggunakan metode CPM, didapatkan jalur kritis serta durasi total proyek pembangunan flowline di PT Pertamina EP Regional 2 Zona 7.</p>Kayla Rahma NourizkaJauhari ArifinRangga Putra IrdianNadia Rofidah
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-262026-03-26161313810.36040/industri.v16i1.17367PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS CV WONDER LINE MENGGUNAKAN METODE SLP DAN ALGORITMA CRAFT
https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/17819
<p>Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak fasilitas guna mengoptimalkan aliran material dan mengurangi biaya material handling. Metode yang digunakan adalah Systematic Layout Planning (SLP) untuk menganalisis hubungan aktivitas antar departemen dan kebutuhan ruang, yang kemudian dilakukan perancangan tata letak dengan algoritma Computerized Relative Allocation of Facilities Technique (CRAFT) untuk mendapatkan rancangan layout yang optimal melalui proses iteratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata letak usulan dapat mengurangi total jarak perpindahan material sebesar 15,92% (dari 59,13 m menjadi 50,08 m per hari) dan menurunkan ongkos material handling sebesar 14,71% (dari Rp518.971,56 menjadi Rp442.628,04 per hari). Selain itu, aliran material menjadi lebih linier dan terhindar dari persilangan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode SLP dan algoritma CRAFT efektif dalam menciptakan tata letak fasilitas yang lebih efisien dan ekonomis bagi CV Wonder Line</p>Jhon Rizky SaputraBekti NugrahadiAgung Widiyanto Fajar SutrisnoAnita Oktaviana Trisna Devi
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-262026-03-26161394710.36040/industri.v16i1.17819FORMULASI STRATEGI KOMPETITIF PERUSAHAAN DENGAN ANALISIS CAMELS, MATRIKS IFE-EFE, SPACE DAN QSPM
https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/17663
<p>Penelitian ini untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor internal-eksternal yang mempengaruhi perusahaan pada level bisnis UKM yaitu Bank Pembiayaan Rakyat Syariah ABC (BPRS ABC) dalam menghadapi tantangan bisnis yang semakin kompleks, analisis penerapan strategi bersaing yang sesuai untuk merumuskan alternatif strategi ideal yang dapat diterapkan pada studi ini yaitu BPRS-ABC di Jawa Barat Indonesia. Metode yang digunakan dengan analisis deskriptif dalam bentuk survei. Purposive sampling digunakan sebagai teknik pengambilan sampel. Melalui analisis CAMELS dan analisis lingkungan internal-eksternal secara komprehensif dipetakan dengan matrix IFE-EFE digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi lingkungan bisninya, selanjutnya SPACE matrix digunakan untuk merumuskan alternatif strategis dan QSPM (Matriks Perencanaan Strategi Kuantitatif) digunakan untuk menentukan prioritas strategis. Hasil analisis dengan metode CAMELS menunjukkan bahwa perusahaan masuk dalam kategori BPRS yang sehat. Analisis dengan pendekatan lingkungan internal-eksternal (matriks IFE-EFE) yang disesuaikan dengan terminologi matriks SPACE pada kuadran Agresif yaitu posisi “stabil dan berkembang”. Hasilnya disimpulkan perusahaan pada kondisi sehat, Sehingga strategi alternatif tahap keputusan prioritas strategi yang direkomendasikan adalah strategi Market Penetration sebagai prioritas pertama dengan Total Attractive Score (TAS) sebesar 5,23, yang kedua adalah Product Development dengan Total Attractive Score (TAS) sebesar 4,58, yang ketiga adalah Market Development dengan Total Attractive Score (TAS) sebesar 3,42. Strategi ini berdampak pada pengembangan perusahaan yang mengharuskan penerapan secara terpadu dari masing-masing prioritas strategi yang harus dilakukan kedepan agar keberlangsungan bisnis tetap terjaga</p>Edi SusantoDesi Tri Sugiharti
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-262026-03-26161486410.36040/industri.v16i1.17663RANCANG BANGUN MESIN PENYIANG GULMA SAWAH MENGGUNAKAN METODE RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT (RULA) DAN NORDIC BODY MAP (NBM)
https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/16791
<p>Proses penyiangan gulma sawah pada Kelompok Tani Suka Tani Kabupaten Kuburaya masih dilakukan secara manual menggunakan parang, sehingga menimbulkan postur kerja membungkuk dan keluhan <em>musculoskeletal </em>pada petani. Penelitian ini bertujuan merancang mesin penyiang gulma sawah yang ergonomis serta membandingkan postur kerja dan tingkat risiko keluhan eksisting dan implementasi penggunaan mesin. Metodologi yang digunakan yaitu analisis <em>Rapid Upper Limb Assessment</em> (RULA), kuesioner <em>Nordic Body Map </em>(NBM), dan penentuan dimensi mesin berdasarkan data antropometri petani. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan signifikan, ditandai dengan penurunan <em>final score</em> RULA dari 7 menjadi 3 dan turunnya tingkat risiko NBM dari kategori tinggi menuju kategori lebih rendah. Implementasi mesin juga meningkatkan produktivitas, dari 5 jalur per jam menjadi 8 jalur per jam. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan prinsip ergonomi dalam rancang bangun mesin mampu mengurangi risiko MSDs, memperbaiki postur kerja, dan meningkatkan produktivitas kerja petani</p>Muhammad HasbiSilvia UsliantiRatih RahmahwatiYopa Eka PrawatyaFebri Prima
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-262026-03-26161657310.36040/industri.v16i1.16791ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL PADA DRIVER OJEK ONLINE RODA DUA MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX DI KOTA BANJARMASIN
https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/17534
<p>Perkembangan teknologi digital telah menghadirkan berbagai kemudahan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya di bidang transportasi melalui layanan ojek <em>online</em>. Meskipun memberikan fleksibilitas dan kemudahan dalam bekerja, profesi sebagai <em>driver</em> ojek <em>online</em> juga memiliki tantangan tersendiri yaitu dalam hal beban kerja mental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat beban kerja mental pada driver ojek <em>online</em> roda dua di Kota Banjarmasin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode NASA-TLX. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beban kerja mental <em>driver</em> ojek <em>online</em> di Banjarmasin tergolong tinggi, dengan rata-rata skor NASA-TLX sebesar 52%. Faktor utama penyumbang beban mental adalah kebutuhan fisik (19,96%) dan tingkat usaha (19,27%). Sebagai alat ukur diri dan evaluasi untuk meminimalisir terjadinya stres kerja, driver perlu menerapkan ergonomi kendaraan yang benar dan menjaga keseimbangan waktu kerja</p>Rabianor RabianorMadschen Sia Mei Ol Siska Selvija TambunMuhammad RizaliAgustina Hotma Uli Tumanggor
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-262026-03-26161748110.36040/industri.v16i1.17534ASSESSMENT OF CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT LEVEL BASED ON CUSTOMER SATISFACTION INDEX PERCEPTION OF TEA DRINKS
https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/14938
<p>Tea may be served hot or cold, which makes it quite popular among the Indonesians. Teh Kota is one of the most well-known tea franchise companies. The competition from other franchisees has produced swings in client numbers at Teh Kota franchise. Research has been conducted on the impact of item quality on client fulfillment utilizing the CSI approach and identifying the components that influence customer satisfaction in the context of CRM. In a sample of 100 respondents, individuals encountered by the researcher were included based on suitability, using a non-probability sampling strategy with a random sampling approach. With a correlation value of 0.696, which shows a strong association between the independent and dependent variables, the study discovered a considerable impact of product quality on customer satisfaction. Service quality influences 48.5% of customer happiness, according to the R2 value of 0.485. The overall customer satisfaction level at the Tulis and Kandeman branches of Teh Kota is considered very satisfactory, with a percentage value of 86.32%. The findings suggest that product quality is crucial in enhancing customer satisfaction at Teh Kota franchises in Batang Regency</p>Yohandika Tri ApriliyantoBeta Arya Ash ShidikSri Ningsih
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-292026-03-29161829010.36040/industri.v16i1.14938STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK HAIR OIL BERBASIS TANAMAN LOKAL MENGGUNAKAN ANALISIS RANTAI NILAI DAN MATRIKS TOWS
https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/15070
<p>Meningkatnya minat masyarakat terhadap produk perawatan tubuh yang lebih sehat mendorong kebutuhan akan pengembangan produk berbasis bahan alami. Daun mangkokan (<em>Polyscias scutellaria</em>) merupakan salah satu tanaman lokal yang memiliki potensi sebagai bahan utama produk kosmetik natural yaitu <em>hair oil</em>, namun pemanfaatannya masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan memprioritaskan strategi pengembangan produk <em>hair oil</em> skala mikro dengan menggunakan pendekatan <em>value chain analysis</em>, analisis SWOT, dan matriks TOWS dengan pembobotan. Data dikumpulkan melalui observasi langsung proses produksi <em>hair oil</em> skala rumah tangga. Kuesioner juga disebarkan kepada lima orang responden ahli untuk memberikan nilai dan evaluasi strategi dengan menggunakan tiga jenis kriteria yaitu dampak, kelayakan, dan waktu implementasi. Dari analisis rantai nilai didapatkan bahwa aktivitas produksi (<em>operations</em>) merupakan tahapan yang memiliki nilai tambah paling besar karena memiliki keunikan dan diferensiasi produk, serta memanfaatkan kearifan lokal. Berdasarkan perumusan strategi menggunakan matriks TOWS didapatkan sejumlah 12 strategi. Promosi digital dan penyusunan klaim manfaat produk yang realistis merupakan dua strategi yang mendapat nilai tertinggi dan menjadi strategi prioritas. Sementara itu, strategi yang melibatkan proses kerjasama institusional dan kebutuhan legalitas memiliki skor yang relatif rendah dan sesuai dengan kondisi bisnis dalam tahap implementasi awal. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa dibutuhkan pendekatan bertahap dalam pengembangan produk. Tahap awal difokuskan pada strategi berupa pembentukan identitas dan kredibilitas produk serta komunikasi nilai kepada konsumen yang kemudian dilanjutkan dengan strategi yang bersifat lebih teknis dan kelembagaan</p>Siti MardiyahAnirawilda PurbaHer Tafga ArfaninditaWelly Mahardhika
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-292026-03-29161919910.36040/industri.v16i1.15070USULAN ALAT BANTU ERGONOMIS UNTUK MENGURANGI KELUHAN MUSKULOSKELETAL PEKERJA UMKM JAMU MENGGUNAKAN METODE QEC
https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/16190
<p>Pekerjaan manual berulang pada UMKM pangan tradisional berpotensi tinggi memicu keluhan muskuloskeletal, namun penerapan Quick Exposure Check pada UMKM jamu masih jarang sehingga profil paparan ergonominya belum banyak terdokumentasi secara ilmiah. Studi ini penting untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan memetakan paparan ergonomi pada setiap tahapan produksi jamu dan merumuskan usulan alat bantu kerja berbasis antropometri yang dapat direplikasi pada UMKM sejenis. Penelitian observasional cross sectional dilakukan pada 7 pekerja produksi dengan total sampling di sembilan tahapan kerja menggunakan penilaian QEC dan pengukuran antropometri sebagai dasar rancangan fasilitas kerja. Hasil menunjukkan tahapan pemotongan bahan sebagai paparan tertinggi dengan exposure level 53,1% sampai 54,3% dan rerata pra intervensi 53,7% sehingga melampaui ambang 50% dan memerlukan perubahan ergonomi. Paparan tertinggi terutama terkait punggung dan leher karena postur membungkuk lebih dari 30 derajat dan fleksi leher berkepanjangan selama aktivitas pemotongan. Tahap filling memiliki exposure level 40,7% sampai 41,97% dengan rerata 41,34% sedangkan tujuh tahapan lainnya berada pada kategori aman di bawah 40%. Rerata exposure level seluruh tahapan sebelum intervensi adalah 30,43% berdasarkan rekap penilaian QEC. Berdasarkan temuan tersebut diusulkan meja dan kursi ergonomis berbasis antropometri untuk menurunkan paparan pada punggung dan leher sekaligus meningkatkan kenyamanan kerja</p>Rahmad Wisnu WardanaRetno Fitri AyuRoswina Dianawati
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-302026-03-3016110011110.36040/industri.v16i1.16190ANALISIS RISIKO ERGONOMI UNTUK MENGURANGI KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA UMKM PANGAN
https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/16189
<p>UMKM pangan sangat bergantung pada kerja manual yang berulang dan postur canggung, sehingga berisiko tinggi mengalami <em>work-related musculoskeletal disorders</em> (WMSDs). Studi deskriptif-observasional ini menganalisis risiko ergonomi pada lima stasiun produksi keripik buah di UD. Virgo Snack (Malang) dengan melibatkan 10 pekerja. Tiga instrumen digunakan secara terpadu: Nordic Body Map (NBM) untuk memetakan keluhan, <em>Manual Task Risk Assessment</em> (ManTRA) untuk menilai repetisi, beban, dan gaya, serta <em>Rapid Upper Limb Assessment</em> (RULA) untuk mengevaluasi postur. NBM menunjukkan keluhan tertinggi pada punggung (32/40) dan pinggang (31/40). ManTRA menandai risiko tinggi (≥15) pada lengan bawah dan punggung di stasiun pengupasan, perendaman, dan pembekuan. RULA menguatkan temuan tersebut: perendaman berisiko tinggi (<em>Grand Score</em> 7), pengupasan sedang (6), pembekuan sedang (5), sedangkan penggorengan (4) dan <em>sorting</em>/<em>packing</em> (3) rendah. Temuan menegaskan prioritas intervensi teknik (pompa/selang, meja/tumpuan setinggi pinggang, pengurangan beban/keranjang beroda) dan administratif (<em>micro-breaks</em>, rotasi tugas, pembatasan jam kerja) untuk menurunkan skor ManTRA <15 dan RULA <5. Pendekatan triangulasi NBM–ManTRA–RULA efektif memetakan risiko dan mengarahkan rekomendasi perbaikan ergonomi berbasis bukti pada konteks UMKM pangan</p>Rahmad Wisnu WardanaMuch. Rafid Hendra SaifuddinMuhammad LukmanRoswina Dianawati
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-302026-03-3016111212210.36040/industri.v16i1.16189KUALITAS LAYANAN POLIKLINIK DAN KEPUASAN PASIEN: PENDEKATAN ZONE OF TOLERANCE DAN IMPORTANCE–PERFORMANCE ANALYSIS
https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/16191
<p>Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kualitas layanan poliklinik dan memetakan prioritas perbaikan melalui integrasi Zone of Tolerance (ZOT) dan Importance–Performance Analysis (IPA). Desain survei kuantitatif melibatkan 77 responden (perhitungan Slovin) menggunakan kuesioner 19 atribut SERVQUAL (Likert 1–5) untuk harapan, kinerja, dan tingkat pelayanan minimum poliklinik Rumah Sakit Swasta X. Validitas item diuji dengan korelasi Pearson (r-tabel 0,361) dan reliabilitas dengan Cronbach’s α (harapan 0,947; kinerja 0,852; tingkat pelayanan minimum 0,943). ZOT dihitung melalui MSA (kinerja– tingkat pelayanan minimum) dan MSS (kinerja–harapan); IPA dipetakan menggunakan garis tengah kepentingan 4,191 dengan kinerja 4,099. Hasil menunjukkan delapan atribut berada di bawah zona toleransi, sementara IPA menempatkan enam atribut pada Kuadran I: Ruang tunggu nyaman & memadai (T4), Kesigapan pegawai melayani (K3), Prosedur tidak membingungkan (K4), Waktu tunggu hingga dilayani (R2), Kesopanan/sikap sopan staf (A5), Keramahan staf dalam melayani (E3). Selanjutnya, irisan ZOT dan IPA mengonfirmasi ada enam atribut kritis, terutama terkait ruang tunggu, kesigapan petugas, kejelasan prosedur, waktu tunggu, kesopanan, dan keramahan. Integrasi ZOT dan IPA menghasilkan matriks prioritas yang fokus bagi alokasi sumber daya, peningkatan mutu operasional, dan pengalaman pasien. Kesimpulannya, pendekatan ZOT dan IPA efektif memetakan kesenjangan layanan dan menetapkan intervensi utama di poliklinik</p>Rahmad Wisnu WardanaRyan AnandaMuhammad LukmanRoswina Dianawati
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-302026-03-3016112313310.36040/industri.v16i1.16191OPTIMASI EFISIENSI PROSES SUPPLY ASSY PRODUKSI 1 MELALUI PENERAPAN METODE TIME STUDY PADA PT. AKEBONO BRAKE ASTRA INDONESIA
https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/16713
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan efisiensi proses <em>supply assy</em> Produksi 1 di PT Akebono Brake Astra Indonesia melalui penerapan metode <em>time study</em>. Proses <em>supply assy</em> yang meliputi aktivitas pengambilan komponen, pengangkutan, hingga penyusunan di lini produksi dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dengan stopwatch, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu siklus awal sebesar 2415,29 detik mengindikasikan adanya ketidakefisienan proses. Setelah dilakukan perbaikan metode kerja, waktu siklus menurun menjadi 1603,36 detik, disertai penurunan waktu normal dan waktu standar. Setelah dilakukan perbaikan metode kerja berdasarkan hasil <em>time study</em>, terjadi peningkatan efisiensi proses <em>supply assy</em> Produksi 1 di PT Akebono Brake Astra Indonesia sebesar 33,62%, yang ditunjukkan dengan penurunan waktu siklus, waktu normal, dan waktu standar secara signifikan. Perbaikan ini berdampak pada meningkatnya keandalan suplai dan produktivitas lini produksi</p>Kurniawan PutraWahyudin WahyudinArien Lintang Weninging Usman
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-04-262026-04-2616113414110.36040/industri.v16i1.16713FORMULASI PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU MULTI-ITEM DENGAN INTEGRASI PEMASOK TUNGGAL
https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/16517
<p>Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pengendalian persediaan yang optimal guna meminimalkan biaya persediaan bahan baku dalam satu periode produksi tahunan. Metode yang digunakan adalah Multi Item Single Supplier yang dikombinasikan dengan pendekatan Economic Order Quantity (EOQ) dan Economic Order Interval (EOI) untuk menentukan jumlah pemesanan, frekuensi, interval waktu, serta total biaya persediaan yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode EOI menghasilkan total biaya sebesar Rp 5.247.217.280.672, lebih rendah dibandingkan metode EOQ. Dibandingkan dengan biaya aktual perusahaan, metode EOI mampu menekan biaya persediaan hingga Rp 129.338.212.895. Penerapan metode EOI terbukti mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan, menekan pemborosan biaya, serta mendukung kelancaran proses produksi perusahaan.</p>Kartika Shafira Amalia Teguh OktiarsoYuswono Hadi
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-04-282026-04-2816114215010.36040/industri.v16i1.16517ANALISA STRATEGI PEMASARAN MELALUI E-COMMERCE SHOPEE PADA NR STASIONERY PASURUAN
https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/17541
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemasaran melalui <em>e-commerce</em> pada NR Stationery Pasuruan, usaha alat tulis kantor skala mikro yang sebelumnya hanya mengandalkan penjualan offline dengan pendapatan Rp122.500 pada November. Rendahnya penjualan mendorong pemilik usaha untuk mengimplementasikan pemasaran digital melalui <em>platform Shopee</em> selama satu bulan penelitian. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, pencatatan transaksi penjualan, pengalaman penulis sebagai pelaku usaha, serta literatur dan laporan fitur Shopee. Analisis difokuskan pada strategi pengelolaan produk, penetapan harga, promosi digital, dan distribusi online. Hasil penelitian menunjukkan pendapatan meningkat menjadi Rp358.000 dengan 16 transaksi dalam satu bulan. Strategi paling berpengaruh adalah harga kompetitif, fitur gratis ongkir, serta optimalisasi foto dan deskripsi produk.</p>Muhammad Hengki Riawan PutraMuhamad Nurhidayattulloh
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-04-282026-04-2816115115810.36040/industri.v16i1.17541MANAJEMEN RISIKO OPERASIONAL DALAM RANTAI PASOK PERTAMBANGAN BATUGAMPING
https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/16055
<p>Industri pertambangan batugamping menghadapi berbagai risiko operasional yang berpotensi mengganggu lancarnya rantai pasok, mulai dari penambangan hingga distribusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan melepaskan risiko operasional dalam rantai pasok pertambangan batugamping dengan pendekatan <em>Failure Mode and Effect Analysis</em> (FMEA). Data diperoleh melalui wawancara, observasi lapangan, serta dokumen internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko utama meliputi konflik sosial dengan masyarakat sekitar (RPN 288), keterlambatan transportasi akibat cuaca ekstrem (RPN 280), dan kerusakan alat berat (RPN 252). Strategi mitigasi yang disarankan mencakup pemeliharaan preventif berbasis teknologi, sistem pemantauan cuaca, pelacakan GPS, serta program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk memperkuat hubungan sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan manajemen risiko dalam rantai pasok pertambangan, sekaligus mendukung terciptanya operasi yang adaptif, efisien, dan berkelanjutan</p>Yelli FitriSri WahyuniHendriono Hendriono
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-132026-05-1316115916210.36040/industri.v16i1.16055PENGARUH HUMAN–ORGANIZATION–COMMUNICATION (HOC) FRAMEWORK TERHADAP EFEKTIVITAS TIM MAHASISWA TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS BRAWIJAYA
https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/17038
<p>Efektivitas tim merupakan faktor krusial dalam pembelajaran Teknik Industri berbasis proyek kolaboratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Faktor Manusia, Struktur Organisasi, dan Komunikasi dalam kerangka <em>Human Organization Communication</em> (HOC) terhadap Efektivitas Tim mahasiswa Teknik Industri Universitas Brawijaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode <em>Structural Equation Modeling–Partial Least Squares</em> (SEM-PLS) terhadap data survei dari 78 mahasiswa yang terlibat dalam tim proyek akademik. Hasil analisis menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan prediktif yang kuat (R² = 0.68). Pengujian hipotesis mengungkapkan bahwa hanya variabel Komunikasi yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap Efektivitas Tim (<em>β</em> = 0.71; p < 0.001), sementara Faktor Manusia dan Struktur Organisasi tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam konteks tim mahasiswa yang bersifat cair dan minim struktur formal, komunikasi berperan sebagai mekanisme utama yang mengaktualisasikan efektivitas kerja tim, sedangkan dimensi <em>Human</em> dan <em>Organization</em> berfungsi sebagai kondisi pendukung</p>Brevarian Raphael BenungHelena Kinanti WitantoNaurah Fildzah Azaria
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-152026-05-1516116317210.36040/industri.v16i1.17038OPTIMALISASI PENJADWALAN JAM KERJA DENGAN PENERAPAN GOAL PROGRAMMING PADA OPERATOR WINDING DIVISI SPINNING 1 DI PT. XYZ
https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/15412
<p>PT. XYZ menghadapi masalah ketidakrataan jumlah <em>shift</em> operator winding yang masih dijadwalkan secara manual, sehingga operator sering dipanggil secara mendadak untuk memenuhi kebutuhan pengoperasian mesin. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan penjadwalan jam kerja operator winding Divisi <em>Spinning</em> 1 di PT. XYZ agar setiap <em>shift</em> terpenuhi secara merata dan efisien sesuai batasan perusahaan menggunakan metode <em>Goal Programming</em>, yaitu metode pengambilan keputusan untuk menangani masalah lebih dari satu tujuan (<em>multiobjektif</em>) yang meminimalkan penyimpangan dari target penjadwalan, dan diselesaikan menggunakan <em>software</em> Lingo. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi langsung pada bagian produksi mesin <em>winding</em> selama satu periode (satu bulan) dengan 48 operator aktif, kemudian dimodelkan dengan menetapkan batasan-batasan penjadwalan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah operator winding pada setiap <em>shift</em> (pagi, siang, dan malam) terpenuhi sebanyak 16 orang, dengan jumlah hari kerja setiap operator sebanyak 28 hari dalam satu bulan. Kesimpulannya, metode <em>Goal Programming</em> mampu menghasilkan jadwal yang optimal dan efisien, memenuhi seluruh batasan yang ditetapkan perusahaan, sehingga lebih baik dibandingkan penjadwalan manual yang selama ini dilakukan</p>Elsa YulianaSaufik Luthfianto
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-172026-05-1716117318210.36040/industri.v16i1.15412STRATEGI PERBAIKAN KUALITAS ROTI TAWAR MELALUI INTEGRASI SIX SIGMA DAN NEW SEVEN TOOLS
https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/16464
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi jumlah produk cacat roti tawar di Niki Sari Bakery Nganjuk dengan menerapkan strategi perbaikan kualitas yang sistematis. Pendekatan yang digunakan adalam DMAIC (<em>Define, Measure, Analyze, Improve, Control</em>) dalam kerangka <em>Six Sigma</em> yang diintegrasikan dengan <em>New Seven Tools </em>untuk menganalisis dan memecahkan permasalahan kualitas. Data produksi selama enam bulan menunjukkan total cacat 3.814 pcs dari total produksi 34.870 pcs, dengan jenis cacat dominan kulit roti terkelupas (42,8%), gosong (37,9%), dan bentuk roti tidak sesuai standar (19,3%). Hasil perhitungan nilai DPMO sebesar 36.459 dengan sigma level 3,29 mengindikasikan perlu upaya perbaikan yang berkelanjutan. Faktor penyebab utama kecacatan produk keterampilan operator, SOP, kondisi oven, dan peralatan. Penerapan strategi perbaikan mencakup penyusunan SOP, pelatihan untuk operator, pemeliharaan oven, serta penggantian loyang diharapkan mampu mengurangi jumlah produk cacat, meningkatkan konsistensi kualitas roti tawar. Dengan penerapan strategi perbaikan yang tepat, dapat meningkatkan daya saing dan kepercayaan konsumen pada produk UMKM</p>Denny KurniawatiLuhur Pambudi Herdanarpati
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-192026-05-1916118319210.36040/industri.v16i1.16464ANALISIS ERGONOMI PADA AKTIVITAS PENATAAN BOKS BARANG MENTAH MENGGUNAKAN METODE REBA DAN NBM DI PT XYZ
https://ejournal.itn.ac.id/industri/article/view/17761
<p>Aktivitas penanganan material secara manual di area gudang berpotensi menimbulkan risiko ergonomi apabila dilakukan dengan postur kerja yang tidak sesuai. Salah satu aktivitas tersebut adalah penataan boks barang mentah yang melibatkan gerakan mendorong dan menarik beban secara berulang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja pada pekerja aktivitas penataan boks barang mentah di gudang PT XYZ. Metode yang digunakan adalah <em>Rapid Entire Body Assessment</em> (REBA) sebagai analisis objektif postur kerja dan <em>Nordic Body Map</em> (NBM) sebagai analisis subjektif keluhan <em>Musculoskeletal Disorders</em> (MSDs). Data diperoleh melalui observasi langsung, dokumentasi postur kerja, dan pengisian kuesioner NBM. Hasil analisis menunjukkan skor REBA sebesar 9 pada aktivitas mendorong dan 10 pada aktivitas menarik, yang termasuk kategori risiko ergonomi sangat tinggi, serta skor NBM sebesar 62 dengan keluhan dominan pada punggung, bahu, dan tungkai. Temuan ini berdampak sebagai dasar penyusunan rekomendasi perbaikan ergonomi untuk menurunkan risiko gangguan MSDs. Disimpulkan bahwa aktivitas penataan boks secara manual memerlukan penanganan ergonomi guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan kerja</p>Yoga Ulya MubarokSukanta SukantaBilly Nugraha
Copyright (c) 2026 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-192026-05-1916119319910.36040/industri.v16i1.17761