CLUSTERING KASUS PELECEHAN SEKSUAL ANAK DIBAWAH UMUR DI SULAWESI TENGGARA MENGGUNAKAN K-MEANS
Abstract
Pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang berdampak serius terhadap perkembangan psikologis dan fisik anak. Maraknya kasus pelecehan seksual di Sulawesi Tenggara menuntut perlunya langkahlangkah penanganan yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Sulawesi Tenggara menggunakan algoritma k-means. Dengan mengelompokkan data kasus, diharapkan dapat ditemukan pola dan karakteristik yang dapat membantu dalam penanganan dan pencegahan kasus serupa di masa depan. Dengan algoritma k-means nilai k optimal yang diperoleh adalah k=3 berdasarkan kurva Elbow Method dan mengelompokkan kasus pelecehan seksual anak menjadi tiga cluster yaitu cluster 0 dengan jumlah kabupaten 6 dimana kasus pelecehan seksual cenderung rendah, cluster 1 dengan jumlah kabupaten 3 dimana tingkat kasus pelecehan seksual tinggi, dan cluster 2 dengan jumlah kabupaten 8 dimana tingkat kasus pelecehan seksual sedang. Implementasi penelitian ini berupa aplikasi yang diharapkan dapat digunakan sebagai acuan
Downloads
Copyright (c) 2025 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









