OPTIMALISASI SISTEM INFORMASI KEIMIGRASIAN BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE: STRATEGI EFISIENSI DAN KEAMANAN DALAM LAYANAN PUBLIK

  • Yeremia Natan Saragih Program Studi Manajemen Teknologi Keimigrasian, Politeknik Pengayoman Indonesia
  • Gunawan Ari Nursanto Program Studi Manajemen Teknologi Keimigrasian, Politeknik Pengayoman Indonesia
  • Nurul Maharani Piranti Program Studi Manajemen Teknologi Keimigrasian, Politeknik Pengayoman Indonesia

Abstract

Transformasi digital dalam layanan publik telah mendukung penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam sektor keimigrasian di Indonesia. Namun, penerapannya masih mengalami sejumlah tantangan yang dihadapi seperti kesiapan infrastruktur dan keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Artikel ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana sistem informasi keimigrasian berbasis AI mampu meningkatkan efisiensi layanan keamanan data, serta mengidentifikasi hambatan yang didapat dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey, yang melibatkan 150 responden yang terbagi atas pegawai imigrasi dan pengguna layanan keimigrasian. Data yang dikumpulkan melalui kuisioner, wawancara, analisis dokumen, dan juga Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI mampu mempercepat proses administrasi keimigrasian hingga 85%, mengurangi kesalahan data sebesar 40%, dan mendeteksi potensi pemalsuan dokumen sebesar 78%. Meskipun demikian, 45% pegawai imigrasi belum memiliki pelatihan yang memadai dalam penggunaan sistem AI, dan 60% responden menyatakan kekhawatiran terhadap ancaman siber. Oleh karena itu, strategi optimalisasi mencakup penguatan kebijakan perlindungan data, pengembangan infrastruktur digital, pelatihan SDM, dan integrasi sistem informasi yang ada.  Penelitian ini merekomendasikan pengembangan sistem keimigrasian berbasis AI yang lebih aman, inklusif, dan adaptif untuk mendukung pelayanan publik yang efisien dan terpercaya.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-05-23