PENENTUAN DAERAH RAWAN GENANGAN AIR MENGGUNAKAN METODE SIMPLE MULTI-ATTRIBUTE RATING TECHNIQUE (SMART)

STUDI KASUS : BPBD KABUPATEN PURWAKARTA

  • Putri Adinda Teknik Informatika, Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana Purwakarta
  • Mochzen Gito Resmi Teknik Informatika, Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana Purwakarta
  • Syariful Alam Teknik Informatika, Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana Purwakarta

Abstract

Genangan air merupakan permasalahan yang kerap terjadi di kawasan perkotaan, terutama pada wilayah dengan sistem drainase yang tidak memadai. Dampak dari genangan air ini meliputi terganggunya aktivitas masyarakat, kerusakan fasilitas umum, hingga potensi munculnya penyakit akibat air tergenang. Kabupaten Purwakarta menjadi salah satu wilayah yang sering mengalami genangan akibat curah hujan tinggi dan buruknya infrastruktur drainase. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan daerah rawan genangan air di Purwakarta secara lebih objektif dan terstruktur dengan memanfaatkan Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART) dalam Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support System). Metode penelitian menggunakan model Waterfall, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Lima kriteria yang digunakan dalam pengambilan keputusan adalah curah hujan, kondisi drainase, penyempitan lahan, tinggi genangan, dan topografi. Hasil perhitungan dengan metode SMART menunjukkan bahwa daerah Jl. Ipik Gandamanah dan Golden Futsal (A12) merupakan wilayah paling rawan dengan nilai akhir 0,89, disusul Jl. Situ Buleud (A2) dengan nilai 0,87, dan Jl. Ibrahim Singadilaga (A8) dengan nilai 0,805. Sistem ini memberikan dasar yang kuat untuk pengambilan keputusan dalam mitigasi genangan dan perencanaan infrastruktur ke depan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-07-26