SISTEM KONTROL OTOMATIS AKUAPONIK BERBASIS IOT UNTUK PERTANIAN CERDAS
Abstract
Pertumbuhan penduduk yang pesat dan alih fungsi lahan pertanian menjadi permukiman mendorong perlunya pemanfaatan lahan terbatas di wilayah perkotaan, dengan data Kementerian Pertanian menunjukkan penurunan drastis lahan pertanian Indonesia sebesar 79,93% pada tahun 2023 menjadi hanya 7,38 juta hektar. Keterbatasan lahan pertanian mengharuskan adanya solusi pertanian efisien pada lahan sempit, sementara sistem akuaponik konvensional masih memerlukan pemantauan manual yang kurang responsif terhadap perubahan kondisi lingkungan dan rentan terhadap kesalahan manusia. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem smart akuaponik berbasis Internet of Things (IoT) yang memanfaatkan sensor pH (SEN0161), DHT11, HC-SR04, dan DS18B20 yang dikendalikan oleh ESP32 untuk memantau dan mengontrol parameter lingkungan secara real-time. Metode eksperimen digunakan untuk merancang sistem dengan pengujian selama 24 jam pada interval dua jam, membandingkan data sensor dengan alat ukur konvensional (SNI) untuk menghitung persentase error. Hasil pengujian menunjukkan sistem bekerja dengan akurasi tinggi dengan persentase error rata-rata untuk parameter pH air 1,54%, suhu air 1,35%, suhu udara 1,44%, kelembapan udara 0,97%, dan ketinggian air 1,88%, dengan seluruh nilai dalam batas ideal untuk pertumbuhan ikan nila dan tanaman sawi.
Downloads
Copyright (c) 2025 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









