ANALISIS INDEKS RISIKO BENCANA ALAM BANJIR DI WILAYAH KABUPATEN BOGOR BERBASIS WEBGIS

  • Dimas Afif Ramadhani Teknik Informatika, Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Budi Susetyo Teknik Informatika, Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Nurul Kamilah Teknik Informatika, Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Dewi Primasari Teknik Informatika, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Abstract

Kabupaten Bogor merupakan wilayah yang rawan banjir akibat tingginya curah hujan dan kondisi geografis yang kompleks. Permasalahan utama yang dihadapi adalah belum tersedianya informasi spasial yang terpadu untuk mengidentifikasi daerah berisiko tinggi secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memvisualisasikan indeks risiko banjir berbasis WebGIS guna mendukung mitigasi bencana. Metode yang digunakan adalah Multi Criteria Decision Making (MCDM) dengan pembobotan Analytic Hierarchy Process (AHP) dan klasifikasi menggunakan Natural Breaks (Jenks). Parameter yang dianalisis meliputi curah hujan, jarak dari sungai, elevasi, jenis tanah, penggunaan lahan, dan kemiringan lereng. Data diperoleh dari BIG, BMKG, DEMNAS, dan survei lapangan. Hasil menunjukkan bahwa wilayah Kabupaten Bogor terbagi menjadi tiga kelas risiko banjir: rendah (17.169 ha), sedang (232.871 ha), dan tinggi (49.212 ha). Kecamatan Cisarua memiliki indeks risiko terendah (2,76) dan Ciomas tertinggi (4,15). Validasi dengan RMSE menunjukkan akurasi spasial 100 meter. Seluruh hasil divisualisasikan dalam WebGIS untuk mempermudah akses informasi dan perencanaan mitigasi.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-07-27