ANALISIS SPASIAL KERAPATAN VEGETASI HUTAN MANGROVE DI KAWASAN PESISIR BEDUL KABUPATEN BANYUWANGI
Abstract
Hutan mangrove di sepanjang wilayah pesisir Kabupaten Banyuwangi memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, melindungi garis pantai dari abrasi, mendukung keanekaragaman hayati, serta menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat setempat. Namun, aktivitas alih fungsi lahan dan tekanan pembangunan di wilayah pesisir telah menyebabkan terjadinya degradasi ekosistem mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kondisi vegetasi hutan mangrove di kawasan Hutan Mangrove Bedul, Kabupaten Banyuwangi, dengan menggunakan metode penginderaan jauh melalui pendekatan indeks vegetasi khususnya NDVI (Normalized Difference Vegetation Index) dan EVI (Enhanced Vegetation Index) berdasarkan citra satelit Landsat 8. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai NDVI lebih tinggi dibandingkan nilai EVI pada area dengan vegetasi yang lebat, yang mencerminkan sensitivitas NDVI terhadap tajuk (kanopi) vegetasi. Analisis regresi antara indeks vegetasi dengan diameter pohon menunjukkan adanya hubungan yang signifikan, meskipun dengan koefisien determinasi yang rendah, yang mengindikasikan bahwa terdapat variabel lain yang juga mempengaruhi kondisi vegetasi. Uji t dua sampel dengan asumsi varians tidak sama menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai NDVI dan EVI. Nilai rata-rata NDVI yang diperoleh adalah 0,68 (13,50439 / 20), yang termasuk dalam kategori vegetasi tinggi. Sementara itu, nilai rata-rata EVI adalah 0,45 (9,19101 / 20). Hasil ini menunjukkan bahwa secara rata-rata nilai NDVI lebih tinggi dibandingkan dengan nilai EVI.
Downloads
Copyright (c) 2025 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









