SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN DAERAH PRIORITAS BANTUAN BANJIR MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)
Abstract
Indonesia sebagai negara kepulauan di kawasan Cincin Api Pasifik rentan terhadap berbagai bencana alam, termasuk banjir yang sering terjadi dan berdampak besar secara fisik, sosial, dan ekonomi. Salah satu daerah yang rawan banjir adalah Kabupaten Brebes, dengan banyak desa berada di dataran rendah dan dekat Daerah Aliran Sungai (DAS). Permasalahan utama dalam penanganan bencana ini adalah distribusi bantuan yang kurang merata karena proses pengambilan keputusan masih dilakukan secara manual dan subjektif, tanpa pemanfaatan data secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan (SPK) menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) guna membantu BPBD dalam menentukan prioritas wilayah penerima bantuan banjir secara objektif dan sistematis. Metode AHP memfasilitasi perbandingan berpasangan antar kriteria dan alternatif, sehingga dapat dihitung bobot prioritas berdasarkan tingkat kepentingan. Hasil dari sistem menunjukkan bahwa Desa Bojong menjadi wilayah dengan prioritas tertinggi berdasarkan empat kriteria utama: jumlah terdampak, kerusakan infrastruktur, ketersediaan logistik, dan jumlah pengungsi. Sistem yang dikembangkan terbukti mampu meningkatkan ketepatan, transparansi, dan keadilan dalam distribusi bantuan. Dengan adopsi sistem ini, proses pengambilan keputusan diharapkan menjadi lebih cepat, akurat, dan berbasis data.
Downloads
Copyright (c) 2025 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









