PENGEMBANGAN SISTEM BERBASIS WEB UNTUK DETEKSI KASUS STUNTING
Abstract
Masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia dan banyak negara berkembang lainnya. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Anak yang mengalami stunting akan memiliki tinggi badan di bawah standar usianya, yang dapat berdampak pada perkembangan fisik, kognitif, dan produktivitas di masa depan. Stunting adalah gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis, ditandai tinggi badan di bawah standar, dengan prevalensi 21,6% pada 2022 (Kementerian Kesehatan). Untuk mengatasinya, dikembangkan sistem pendukung keputusan berbasis website yang menggunakan metode Decision Tree untuk mendiagnosis dini risiko stunting. Sistem ini mengolah data balita (jenis kelamin, tinggi, berat, usia) secara cepat dan akurat, sehingga petugas posyandu dapat menginput dan menganalisis data dengan mudah. Metode Decision Tree dipilih karena sederhana, efektif, dan mampu menangani data besar. Sistem ini membantu mengelola data balita, menganalisis risiko, memberikan rekomendasi, serta meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya pemenuhan gizi. Hasil penelitian mengemukakan bahwa sistem ini mendukung pemerintah dalam menurunkan angka stunting dan membangun generasi sehat dan produktif, terutama di daerah terpencil.
Downloads
Copyright (c) 2025 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









