DETEKSI DAN PERHITUNGAN POHON KELAPA SAWIT BERBASIS UAV DENGAN YOLO VERSI 11

  • Muhammad Fadly Syabana Teknik Informatika, Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Erwin Hermawan Teknik Informatika, Universitas Ibn Khaldun Bogor
  • Sahid Agustian Hurjimartsu Teknik Informatika, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Abstract

Kelapa sawit (Elaeis guinensis jacg) salah satu dari beberapa palma yang menghasilkan minyak dengan tujuan komersil. Minyak sawit selain digunakan sebagai minyak makanan margarine, dapat juga digunakan untuk industri sabun, lilin dan dalam pembuatan lembaran-lembaran timah serta industri kosmetik.  Indonesia adalah penghasil minyak kelapa sawit kedua dunia setelah Malaysia. Di Indonesia penyebarannya di daerah Aceh, pantai timur Sumatra, Jawa, dan Sulawesi. Perluasan areal perkebunan pohon kelapa sawit terus berlanjut akibat meningkatnya harga minyak bumi sehingga peran minyak nabati meningkat sebagai energi alternatif. Proses perhitungan pohon kelapa sawit menjadi tantangan tersendiri jika dilakukan secara manual, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, ada kebutuhan untuk metode yang lebih efisien dan akurat untuk menghitung pohon kelapa sawit dari foto citra udara. Penelitian ini telah melakukan perhitungan pohon kelapa sawit otomatis yang lebih efisien dan akurat yaitu menggunakan model deteksi YOLO (You Only Look Once) dengan penambahan filter DBSCAN (Density-Based Spatial Clustering of Applications with Noise). Hasil yang didapatkan pada penelitian ini model YOLOv11 dapat mendeteksi objek pohon kelapa sawit dengan akurasi 94,8%, dengan nilai precision 94,5% dan nilai recall 97,3%. Dari hasil akurasi yang didapatkan menunjukkan model YOLOv11 berhasil mendeteksi dan menghitung pohon kelapa sawit dengan baik.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-07-27