PENERAPAN ALGORITMA DECISION TREE, RECURSIVE ELIMINATION DAN ADASYN PADA DATA KLASIFIKASI PENYAKIT DERMATITIS
Abstract
Dermatitis merupakan penyakit kulit yang cukup umum di Indonesia, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) pada tahun 2018 kasus dermatitis di Indonesia mencapai angka 6,8%. Kemudian di kota KendariĀ menurut Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2021 terdapat 2600 kasus dermatitis menempati peringkat ke-4 dari 10 penyakit terbanyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan penyakit dermatitis menggunakan algoritma Decision Tree dengan menerapkan seleksi fitur Recursive Feature Elimination (RFE) dan Adaptive Synthetic Sampling (ADASYN) untuk mengatasi data yang tidak seimbang. Data yang digunakan mencakup 392 data kasus penyakit dermatitis yang diperoleh dari UPT Puskesmas Bontang Barat periode 2024. Penelitian ini melakukan preprocessing data dilanjutkan dengan permodelan Decision Tree, seleksi fitur RFE, dan ADASYN dengan membagi data training dan testing menggunakan 10 fold cross validation. Evaluasi model dalam penelitian ini menggunakan confusion matrix untuk mencari nilai akurasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seleksi fitur RFE pada data dermatitis menghasilkan beberapa fitur yang relevan seperti Umur, BB, RR, Nadi, dan TB. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Decision Tree menghasilkan akurasi 60.19%, Decision Tree dengan ADASYN menghasilkan akurasi 66.26%, dan Decision Tree dengan seleksi fitur RFE menghasilkan akurasi 92.44% terjadi peningkatan sebesar 26.2%.
Downloads
Copyright (c) 2025 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









