ANALISIS SENTIMEN TERHADAP KEBIJAKAN KENAIKAN TARIF PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) 12% DI INDONESIA MENGGUNAKAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE PADA MEDIA SOSIAL X

  • M. Farish Ramadhan Ferdinansyah Teknik Informatika, Institut Teknologi Nasional Malang
  • Karina Auliasari Teknik Informatika, Institut Teknologi Nasional Malang
  • Mira Orisa Teknik Informatika, Institut Teknologi Nasional Malang

Abstract

Kebijakan pemerintah Indonesia untuk menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11% menjadi 12% mulai 1 Januari 2025 menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat, khususnya di media sosial. Kenaikan ini dianggap menambah beban ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM yang khawatir terhadap penurunan daya saing produk akibat naiknya harga jual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat terhadap kebijakan tersebut dengan memanfaatkan data dari media sosial X, guna memahami persepsi publik secara lebih akurat. Metode yang digunakan adalah Support Vector Machine (SVM) dengan kernel Radial Basis Function (RBF), yang dikenal memiliki akurasi tinggi dalam klasifikasi data. Data yang dianalisis merupakan unggahan berbahasa Indonesia yang dikumpulkan dalam periode 7 Oktober 2023 hingga 31 Januari 2025. Proses klasifikasi dibatasi pada dua kategori sentimen, yaitu positif dan negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat memberikan sentimen negatif terhadap kebijakan kenaikan tarif PPN, terutama disebabkan kekhawatiran akan dampak ekonomi lanjutan. Hasil pengujian yang dilakukan terhadap data dari media sosial X dengan dua skenario pembagian data, yaitu 70:30 dan 80:20. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model mencapai akurasi sebesar 89,37% pada split 70:30 dan 86,12% pada split 80:20.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-12-17