INTEGRASI SENSOR CUACA DALAM SMART DRYING SYSTEM BERBASIS ESP32 DAN INTERNET OF THINGS

  • Putri Shaqinah Azelea Teknik Komputer, Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Ariansyah Saputra Teknik Komputer, Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Arsia Rini Teknik Komputer, Politeknik Negeri Sriwijaya

Abstract

Proses pengeringan pakaian secara manual sangat bergantung pada kondisi cuaca, sehingga menjadi kurang efektif, terutama pada musim hujan, dan sulit dipantau secara langsung. Kendala utama adalah ketergantungan pada cuaca yang menyebabkan ketidakefisienan dalam proses pengeringan, terutama saat cuaca buruk. Penelitian ini bertujuan merancang sistem jemuran otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat mendeteksi kondisi cuaca dan mengatur pengeringan pakaian secara efisien tanpa pengawasan langsung. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 yang dikendalikan melalui aplikasi Blynk. Dilengkapi dengan sensor hujan, LDR, dan DHT22 untuk mendeteksi kondisi lingkungan, serta motor DC, heater, kipas, dan relay sebagai aktuator untuk pengeringan otomatis. Pengujian sistem menunjukkan bahwa sensor hujan dapat mendeteksi air pada semprotan ketiga pada jarak 10 cm dan menutup atap jemuran secara otomatis. Sensor LDR merespons peningkatan cahaya dengan membuka atap saat pencahayaan cukup. Sensor DHT22 memiliki akurasi tinggi dengan error suhu 1,43% dan kelembaban 3,17%. Sistem pengering aktif saat kelembaban melebihi 51% dan mati saat kondisi normal. Pemantauan dapat dilakukan secara real-time melalui aplikasi Blynk. Sistem ini menawarkan solusi efisien untuk menjaga pakaian tetap kering tanpa pengawasan langsung, terutama pada musim hujan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-11-05