PENERAPAN ALGORITMA SAW DALAM MENENTUKAN NILAI KETUNTASAN MAHASANTRI PESMA UM BENGKULU
Abstract
Penentuan nilai ketuntasan mahasantri di Pesantren Mahasiswa (Pesma) Universitas Muhammadiyah Bengkulu selama ini dilakukan secara manual dan subjektif, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakobjektifan, inkonsistensi, dan kurangnya transparansi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengusulkan penerapan metode Simple Additive Weighting (SAW) sebagai sistem pendukung keputusan (SPK) dalam menentukan kelulusan mahasantri. Metode SAW dipilih karena kemampuannya dalam menangani Multi-Criteria Decision Making (MCDM) secara sistematis, transparan, dan mudah diimplementasikan. Kriteria penilaian yang digunakan meliputi nilai akademik, presensi, nilai spiritual, partisipasi kegiatan, dan sikap, dengan bobot yang dapat disesuaikan oleh pengelola. Sistem dikembangkan menggunakan metodologi Waterfall dengan teknologi Laravel, MySQL, HTML, CSS, dan JavaScript. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu mengolah data mahasantri dan menghasilkan rekomendasi kelulusan secara otomatis berdasarkan perhitungan algoritma SAW. Pengujian black-box membuktikan bahwa semua fitur berfungsi sesuai harapan, dan validasi perhitungan menunjukkan akurasi 100% antara hasil sistem dan perhitungan manual. Dengan demikian, penerapan algoritma SAW terbukti efektif dalam meningkatkan objektivitas, konsistensi, dan efisiensi dalam proses penentuan ketuntasan mahasantri. Sistem ini memberikan solusi digital yang adil dan terstruktur untuk mendukung pengambilan keputusan di lingkungan pesantren mahasiswa.
Downloads
Copyright (c) 2025 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









