ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI SAHAM PADA 5 INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA (ISSI) MENGGUNAKAN METODE WASPAS

  • Maulana Asykari Muhammad Sistem Informasi, UIN Jakarta
  • Radya Kusuma Darmawan Sistem Informasi, UIN Jakarta
  • Alif Firgiawan Sistem Informasi, UIN Jakarta
  • Ryan Prananda Hikmahanto Sistem Informasi, UIN Jakarta
  • Rinda Hesti Kusumaningtyas Sistem Informasi, UIN Jakarta

Abstract

Perkembangan pasar modal Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan dominasi investor muda di bawah 30 tahun mencapai 54,12% di 2025. Akan tetapi peningkatan kuantitas investor ini tidak selalu diimbangi dengan kualitas pengambilan keputusan yang rasional dan terukur. Investor pemula sering mengabaikan analisis fundamental dan terpengaruh oleh sentimen pasar atau faktor non-fundamental, sehingga keputusan investasi bersifat impulsif dan meningkatkan risiko. Berbagai saham syariah menghadirkan pilihan prospektif yang kompleks dan memerlukan metode evaluasi yang objektif. Penelitian ini mengimplementasikan metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) untuk memberikan penilaian kelayakan investasi yang terstruktur pada 5 Emiten yang terindeks ISSI periode Juli 2025. Pendekatan kuantitatif deskriptif diterapkan terhadap lima emiten (BRPT, TPIA, CUAN, PTRO, dan GZCO) berdasarkan lima kriteria. Antara lain, Price to Earnings Ratio), Price to Book Value, Return on Equity, Debt to Equity Ratio, dan Net Profit Margin. Hasil penelitian menunjukkan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) sebagai alternatif investasi terbaik dengan nilai Qi sebesar 0.6072, diikuti GZCO (0.5148) dan BRPT (0.3818). Metode WASPAS terbukti efektif menghasilkan rekomendasi yang stabil dan akurat dalam mengatasi kompleksitas pengambilan keputusan investasi pada emiten syariah di pasar modal Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-11-20