OPTIMASI PROSES LAYANAN PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN BPI, PCE, DAN FMEA PADA DINAS PERPUSTAKAAN PROVINSI SUMATERA SELATAN

  • Tarisha Ispahan Sistem Informasi, Universitas Sriwijaya
  • Dinna Yunika Hardiyanti Sistem Informasi, Universitas Sriwijaya
  • Pacu Putra Suarli Sistem Informasi, Universitas Sriwijaya

Abstract

Pelayanan perpustakaan yang efisien merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan publik. Namun, proses pendaftaran anggota serta peminjaman dan pengembalian buku di Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan masih didominasi oleh aktivitas manual yang berdampak pada lamanya waktu layanan dan meningkatnya risiko kesalahan. Permasalahan tersebut menyebabkan rendahnya efisiensi dan keandalan proses layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses layanan perpustakaan melalui pendekatan Business Process Improvement (BPI) dengan dukungan Process Cycle Efficiency (PCE) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method, meliputi pemodelan proses As-Is dan To-Be menggunakan BPMN, pengukuran efisiensi dengan PCE, serta analisis risiko menggunakan FMEA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan proses To-Be berbasis digital mampu mengeliminasi aktivitas tidak bernilai tambah dan meningkatkan efisiensi secara signifikan. Nilai PCE pada proses pendaftaran anggota meningkat hingga 99,72%, sedangkan proses peminjaman dan pengembalian buku mencapai 96,27%. Selain itu, FMEA berhasil mengidentifikasi risiko kritis, seperti pencetakan kartu anggota (RPN 240) dan pencatatan peminjaman manual (RPN 210), yang menjadi dasar perbaikan proses. Dengan demikian, integrasi BPI, PCE, dan FMEA terbukti efektif dalam menghasilkan proses layanan perpustakaan yang lebih cepat, akurat, dan andal.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-01-27