ANALISIS KLASTERING RISIKO PEKERJAAN MENGGUNAKAN METODE K-MEANS PADA DATA SIKA

  • Adetya Rielisa Putri Sistem Informasi, Universitas Sriwijaya
  • Dinna Yunika Hardiyanti Sistem Informasi, Universitas Sriwijaya

Abstract

Industri migas memiliki potensi bahaya tinggi sehingga memerlukan pengelolaan keselamatan berbasis data operasional yang akurat. Pada PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4 Field Limau, data Sistem Izin Kerja Aman (SIKA) selama ini masih dimanfaatkan secara administratif dan belum dianalisis untuk mengidentifikasi pola izin kerja. Penelitian ini bertujuan menggali pola pengelompokan pekerjaan berdasarkan atribut lokasi, jenis pekerjaan, dan durasi izin kerja menggunakan data SIKA. Metode yang digunakan adalah klasterisasi K-Means terhadap 4.453 data izin kerja periode 2023–2025 yang telah melalui tahap pembersihan data, pengkodean one-hot encoding, dan normalisasi Min-Max. Penentuan jumlah klaster optimal dievaluasi menggunakan Elbow Method, Silhouette, Davies-Bouldin Index, Calinski-Harabasz Index. Hasil evaluasi menunjukkan konfigurasi optimal terdiri dari dua klaster dengan nilai Silhouette Score 0,9306 dan DBI 0,4437. Klaster pertama merepresentasikan pekerjaan rutin dengan durasi izin relatif pendek dan dominasi pekerjaan dingin, sedangkan klaster kedua menggambarkan pekerjaan teknis intensif dengan durasi izin lebih panjang dan berlokasi di area Field. Hasil penelitian ini memberikan gambaran objektif pola izin kerja yang dapat digunakan sebagai dasar awal pertimbangan dalam perencanaan pengendalian keselamatan kerja

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-01-27