DIGITALISASI PROSES MANPOWER DEVELOPMENT MELALUI PENGEMBANGAN MPDMS (MANPOWER DEVELOPMENT MANAGEMENT SYSTEM)
STUDI KASUS : OPTIMALISASI EFISIENSI DAN ALOKASI WAKTU
Abstract
Manajemen tenaga kerja (Manpower/MP) merupakan komponen krusial dalam operasi manufaktur, terutama dalam menghadapi tuntutan Industri 4.0 dan transformasi sa. Namun, pada praktiknya masih ditemukan permasalahan pengelolaan data MP End, Replacement, dan Education yang dilakukan secara manual berbasis Excel, sehingga rentan terhadap kesalahan input dan inefisiensi proses. Selama periode Maret hingga Mei 2025, tercatat 82 kesalahan data yang berdampak pada keterlambatan pelaporan, meningkatnya beban administrasi hingga 8 Working Hours (WH) per siklus, serta munculnya biaya tersembunyi akibat lembur dan rework. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Manpower Development Management System (MPDMS) terpusat guna meningkatkan akurasi data dan efisiensi kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan pre-post analysis, serta evaluasi kinerja menggunakan indikator SQCDME. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi MPDMS berhasil menghilangkan 100% data duplikat dan data hilang, menurunkan beban administrasi sebesar 11,3% dari 8 WH menjadi 7,1 WH, serta menghasilkan penghematan biaya sekitar Rp 5 juta per bulan dengan Break-Even Point (BEP) tercapai dalam 2,1 bulan. Temuan ini membuktikan bahwa MPDMS efektif dalam meningkatkan akurasi data, menurunkan beban kerja administratif, dan meningkatkan efisiensi biaya, serta berpotensi direplikasi sebagai model transformasi digital di industri manufaktur
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









