ANALISIS KEMAMPUAN MASYARAKAT DALAM MENDETEKSI LINK PHISHING DENGAN METODE SPSS REGRESI LINEAR
Abstract
Phishing merupakan salah satu bentuk kejahatan siber yang paling sering terjadi dan menargetkan masyarakat melalui manipulasi tautan berbahaya untuk memperoleh data pribadi secara ilegal. Rendahnya tingkat literasi digital menjadi faktor yang meningkatkan kerentanan masyarakat terhadap serangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan masyarakat tentang phishing terhadap kemampuan mereka dalam mendeteksi tautan phishing. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi linear sederhana. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang melibatkan 106 responden dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara pengetahuan dan kemampuan deteksi phishing dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,797. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,636 menunjukkan bahwa pengetahuan berkontribusi sebesar 63,6% terhadap kemampuan responden dalam mendeteksi tautan phishing, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Uji signifikansi menghasilkan nilai P < 0,001 yang menandakan bahwa model regresi bersifat signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi digital berperan penting sebagai strategi preventif untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam menghadapi ancaman phishing dan meningkatkan keamanan siber.
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









