PREDIKSI POPULASI TERNAK SAPI DI KABUPATEN KUPANG DENGAN METODE PERBANDINGAN EKSPONENSIAL
Abstract
Sektor peternakan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui penyediaan protein hewani berupa daging sapi. Kabupaten Kupang di Provinsi Nusa Tenggara Timur dikenal memiliki potensi populasi ternak sapi yang cukup besar, namun hingga kini sistem pendataan yang masih bersifat konvensional menyebabkan keterbatasan informasi yang akurat, konsisten, dan prediktif sebagai dasar perumusan kebijakan. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara ketersediaan data historis dan kebutuhan perencanaan berbasis peramalan yang andal. Penelitian ini bertujuan meramalkan jumlah populasi ternak sapi di Kabupaten Kupang dengan menerapkan metode Single Exponential Smoothing (SES) yang dikombinasikan dengan Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) sebagai pendekatan pembaruan dalam pemilihan model terbaik. Data yang digunakan berupa data sekunder dari Badan Pusat Statistik dan Dinas Peternakan Kabupaten Kupang periode 2015–2024. Parameter alpha diuji pada rentang 0,1 hingga 0,9 dan dievaluasi menggunakan MAD, MSE, dan MAPE. Hasil analisis menunjukkan alpha 0,2 menghasilkan tingkat kesalahan terendah dengan nilai MAPE sebesar 16,39 persen. Berdasarkan model tersebut, populasi ternak sapi tahun 2025 diperkirakan sebesar 299.749 ekor dan menunjukkan kecenderungan penurunan. Nilai preferensi MPE tertinggi sebesar 0,988381 pada alpha 0,2 menegaskan keoptimalan pendekatan peramalan populasi sapi di Kabupaten Kupang.
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









