IMPLEMENTASI METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING DALAM PEMERINGKATAN KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEKTOR TEKNOLOGI YANG TERDAFTAR DI BEI
Abstract
Peningkatan minat generasi milenial terhadap investasi pasar modal tercermin dari bertambahnya jumlah investor di pasar modal Indonesia dari 12,17 juta pada tahun 2023 menjadi 13,45 juta di tahun 2024. Namun, peningkatan tersebut belum dapat diimbangi oleh tingkat literasi keuangan nasional yang masih pada rentang angka 65,43%, sehingga hal ini dapat menjadi potensi yang memengaruhi kualitas pengambilan keputusan investasi. Permasalahan ini menuntut adanya alat bantu yang objektif dalam menilai kinerja keuangan perusahaan sebagai dasar pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perusahaan sektor teknologi dengan kinerja keuangan terbaik menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Penelitian ini melibatkan 14 perusahaan sebagai alternatif penilaian dengan empat kriteria, yakni rasio lancar, rasio kas, debt to equity ratio,dan return on asset. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa lima perusahaan dengan kinerja keuangan terbaik diperoleh melalui proses perankingan menggunakan metode SAW. Peringkat pertama ditempati oleh PT DCI Indonesia Tbk dengan nilai preferensi sebesar 0,8667, diikuti oleh PT Multipolar Technology Tbk dengan perolehan nilai yang sama. Selanjutnya diperingkat ketiga terdapat PT Galva Technologies Tbk dengan nilai 0,8333, PT Indointernet Tbk pada peringkat ke empat dengan nilai 0,7000, dan PT Anabatic Technologies Tbk pada peringkat kelima dengan nilai 0,6667.
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









