ANALISIS PERBANDINGAN VALUASI STARTUP DENGAN MENGGUNAKAN METODE THE DAVE BERKUS DAN SCORECARD: STUDI KASUS TSDC (TANDA SAYANG DAN CINTA) STORE

  • I Made Dwika Priandana Sistem Informasi Akuntansi, Universitas Primakara
  • I Gede Juliana Eka Putra Sistem Informasi Akuntansi, Universitas Primakara
  • I Made Dwi Hita Darmawan Sistem Informasi Akuntansi, Universitas Primakara

Abstract

Perkembangan startup di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan meningkatnya pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan ekonomi dan kewirausahaan. Data Asosiasi Startup Teknologi Indonesia (ASTI) menunjukkan jumlah startup meningkat dari 2.193 pada tahun 2019 menjadi 2.566 pada tahun 2024. Namun, pertumbuhan tersebut juga diikuti dengan tantangan dalam penentuan valuasi, terutama bagi startup yang berada pada tahap pertumbuhan. TSDC (Tanda Sayang dan Cinta) Store merupakan startup di bidang kerajinan tangan yang berada pada tahap growth, dengan peningkatan pendapatan dan ekspansi pasar yang berkelanjutan, namun belum memiliki acuan valuasi yang terukur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan nilai valuasi Startup TSDC Store menggunakan The Dave Berkus Method dan Scorecard Method dengan fokus pada faktor non-keuangan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Faktor non-keuangan yang dianalisis meliputi kekuatan ide bisnis, kesiapan produk (prototype), kualitas tim manajemen, hubungan strategis, serta strategi peluncuran dan penjualan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa valuasi TSDC Store menggunakan The Dave Berkus Method sebesar Rp3.900.000.000, sedangkan menggunakan Scorecard Method sebesar Rp2.306.250.000. Perbedaan nilai valuasi disebabkan oleh perbedaan pendekatan penilaian, namun kedua metode menunjukkan bahwa TSDC Store memiliki potensi pertumbuhan yang baik berdasarkan kriteria valuation by stage.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-03-21