SISTEM INFORMASI PERSEDIAAN BARANG UD. GAJAH DELTA MENGGUNAKAN CLUSTER K-MEANS UNTUK REKOMENDASI STOK
Abstract
Proses pengelolaan persediaan barang secara manual dapat menyebabkan beberapa masalah, seperti kesalahan pencatatan, data stok kurang akurat, hingga resiko kehilangan data. Pada beberapa usaha menengah di Indonesia, seperti UD. Gajah Delta, proses pengelolaan persediaan barang masih dilakukan secara manual melalui buku catatan stok. Selain itu, data historis penjualan yang tersedia hanya digunakan sebagai arsip, dan belum menerapkan proses analisis data. Hal ini menyebabkan keputusan pengadaan barang masih bergantung pada asumsi dan pengalaman pribadi, sehingga dapat menimbulkan terjadinya overstock dan stockout di gudang. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan digitalisasi operasional UD. Gajah Delta melalui perancangan dan implementasi sistem informasi persediaan barang menggunakan cluster K-Means untuk rekomendasi stok. Algoritma K-Means Clustering pada sistem melakukan proses klasterisasi secara otomatis menggunakan data penjualan dengan variabel volume penjualan, frekuensi penjualan, dan stok akhir melalui tahapan normalisasi data, penentuan jumlah cluster, proses clustering, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mengelola data persediaan barang secara efektif. Selain itu, penerapan algoritma K-Means pada sistem mampu menghasilkan klasterisasi barang menjadi kategori fast moving, slow moving, dead stock dan rekomendasi keputusan pengadaan barang yang lebih akurat untuk mengurangi masalah overstock dan stockout di UD. Gajah Delta dengan nilai evaluasi Silhoutte Score mencapai 0.7547.
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









