MENINGKATKAN LITERASI KEUANGAN DIGITAL PELAKU UMKM MELALUI TRANSAKSI NON TUNAI
Abstract
Perkembangan teknologi informasi dan financial technology (fintech) telah mendorong transformasi sistem transaksi keuangan menuju penggunaan pembayaran non tunai pada berbagai sektor, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Meskipun demikian, pemanfaatan transaksi non tunai masih belum merata karena rendahnya literasi keuangan digital, keterbatasan pemahaman teknologi, serta kebiasaan pelaku usaha yang masih bergantung pada transaksi tunai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran transaksi non tunai dalam meningkatkan literasi keuangan digital serta mendukung pengelolaan keuangan UMKM. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis data sekunder dari buku, jurnal ilmiah, dan publikasi akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa transaksi non tunai memberikan berbagai manfaat, seperti meningkatkan efisiensi dan kecepatan transaksi, transparansi arus kas, keamanan pembayaran, serta ketepatan pencatatan keuangan karena data tercatat secara otomatis. Selain itu, penggunaan sistem pembayaran digital membantu pelaku UMKM memahami kondisi keuangan usaha secara lebih sistematis. Namun, efektivitas penerapannya sangat dipengaruhi oleh tingkat literasi keuangan digital dan kesiapan sumber daya manusia. Oleh karena itu, diperlukan edukasi, pelatihan, dan pendampingan berkelanjutan agar digitalisasi transaksi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kinerja dan daya saing UMKM di era ekonomi digital.
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









