PENGARUH SELF-EFFICACY TERHADAP SURFACE LEARNING MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA DAN KOMPUTER UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR PADA ERA PESATNYA PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE
Abstract
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan tinggi telah mengubah cara mahasiswa menyelesaikan tugas melalui akses informasi yang cepat dan otomatis. Meskipun AI meningkatkan efisiensi belajar, kemudahan tersebut berpotensi mendorong kecenderungan Surface learning, yaitu pendekatan belajar yang berorientasi pada penyelesaian tugas tanpa pemahaman konseptual yang mendalam. Permasalahan penelitian ini adalah belum jelasnya peran Self-efficacy dalam memengaruhi kecenderungan Surface learning di tengah penggunaan AI yang semakin masif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat Self-efficacy dan Surface learning serta menguji pengaruh Self-efficacy terhadap Surface learning pada mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional terhadap 92 mahasiswa yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self-efficacy dan Surface learning berada pada kategori sedang. Analisis regresi menunjukkan hubungan negatif namun tidak signifikan (p > 0,05) dengan kontribusi pengaruh yang rendah, yang mengindikasikan bahwa Self-efficacy bukan faktor dominan dalam menentukan kecenderungan Surface learning pada konteks penggunaan AI.
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









