IMPLEMENTASI DOMAIN NAME SYSTEM (DNS) FILTERING MIKROTIK UNTUK PEMBATASAN AKSES MEDIA SOSIAL
STUDI KASUS: LABORATORIUM JARINGAN UNIVERSITAS DHYANA PURA
Abstract
Internet dan jaringan komputer saat ini telah menjadi tulang punggung aktivitas akademik di lingkungan pendidikan, di mana ketersediaan akses yang stabil sangat krusial untuk mendukung kelancaran proses belajar mengajar. Namun, permasalahan sering terjadi pada manajemen bandwidth di Laboratorium Jaringan Universitas Dhyana Pura, yakni koneksi internet belum berjalan optimal dan sering mengalami gangguan berupa akses yang lambat terutama pada saat jam praktikum. Penyebab utama kendala tersebut adalah penggunaan internet yang tidak terkontrol untuk aktivitas luar akademik, seperti mengakses media sosial Instagram, TikTok, dan Facebook yang memicu pemborosan bandwidth. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan Domain Name System (DNS) Filtering pada perangkat MikroTik sebagai solusi manajemen jaringan untuk membatasi akses ke media sosial tersebut. Penelitian ini dikembangkan menggunakan metode Network Development Life Cycle (NDLC) yang diadaptasi menjadi lima tahapan utama, yaitu analisis, desain, simulasi, implementasi, dan pemantauan (monitoring). Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode ini efektif dalam memblokir akses pengguna ke media sosial yang ditargetkan. Selain itu, pemantauan trafik pasca-implementasi menunjukkan adanya penurunan penggunaan bandwidth yang sangat signifikan hingga kembali stabil, yang membuktikan bahwa penerapan DNS Filtering mampu mengoptimalkan ketersediaan internet untuk menunjang kegiatan akademik yang lebih produktif.
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









