SISTEM INFORMASI MONITORING PROSES PRODUKSI KABEL LISTRIK DAN TELEKOMUNIKASI MENGGUNAKAN METODE PROTOTYPING
STUDI KASUS PT. KABELINDO MURNI. TBK
Abstract
Perkembangan teknologi informasi menuntut industri manufaktur untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi, khususnya dalam pelacakan proses produksi. Saat ini, sistem monitoring di PT Kabelindo Murni Tbk masih memiliki kendala signifikan karena proses pemindaian (scanning) QR Code dilakukan secara manual menggunakan alat konvensional di kantor, bukan di area produksi. Hal ini menyebabkan keterlambatan arus informasi (latency) dan data produksi tidak dapat dipantau secara real-time. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan aplikasi scanner QR Code berbasis web yang memungkinkan operator melakukan pemindaian langsung di mesin produksi menggunakan perangkat seluler. Pengembangan sistem menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) model Prototyping dengan pendekatan analisis berorientasi objek. Aplikasi yang dihasilkan memiliki fitur generate QR Code bertingkat (Level 1 hingga Level 3) sesuai tahapan produksi kabel, pencatatan durasi kerja mesin, serta dashboard monitoring terpusat. Berdasarkan pengujian Black Box Testing, seluruh fitur fungsional berjalan sesuai rancangan. Implementasi sistem ini terbukti memberikan solusi efektif dalam mengubah alur pencatatan dari manual tertunda menjadi digital real time, meningkatkan transparansi data produksi, serta mempermudah supervisor dalam pengambilan keputusan operasional.
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









