PERBANDINGAN AKURASI METODE FORECASTING PROPHET VS SARIMA PADA SISTEM INFORMASI PENGGUNAAN PRODUK BENGKEL BUBUT DAN LAS AJAIB

  • Ramadhany Syahrul Mubarok Teknik Informatika, Universitas Narotama
  • Achmad Muchayan Teknik Informatika, Universitas Narotama

Abstract

Usaha jasa permesinan sangat bergantung pada ketersediaan material utama seperti pipa galvanis, plat besi, dan kotak galvanis untuk mendukung operasional. Namun, Bengkel Bubut & Las AJAIB saat ini masih mengandalkan metode estimasi stok secara manual berdasarkan insting (rule-of-thumb). Hal ini memicu permasalahan berupa risiko kelebihan persediaan (overstock) maupun kekurangan persediaan (stockout) yang dapat mengganggu efisiensi. Penelitian ini bertujuan membangun sistem informasi peramalan berbasis website untuk mengoptimalkan manajemen persediaan produk di bengkel tersebut. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan membandingkan dua metode peramalan deret waktu, yaitu Seasonal Autoregressive Integrated Moving Average (SARIMA) dan Prophet. Data historis diolah melalui tahap praproses, uji stasioneritas (ADF), penentuan parameter (ACF/PACF), dan dievaluasi menggunakan metrik Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil pengujian membuktikan bahwa akurasi model bergantung pada karakteristik data tiap produk. Model Prophet lebih akurat dalam memprediksi pipa galvanis dengan MAPE 12,04%. Sementara itu, model SARIMA lebih unggul untuk kotak galvanis dengan MAPE 17,46% dan plat besi dengan MAPE 15,91%. Integrasi kedua model terbaik ini ke dalam sistem informasi terbukti efektif sebagai alat bantu pengambilan keputusan manajerial guna meminimalkan kesalahan perencanaan stok

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-05-31