SISTEM IOT DETEKSI STRES PADA BIBIT TANAMAN PEPAYA DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR MIKROKLIMAT
Abstract
Budidaya pepaya merupakan salah satu komoditas unggulan di Kota Pagar Alam. Namun, petani sering menghadapi kendala pada fase pembibitan, terutama terkait stres biotik (penyakit) dan abiotik (lingkungan) yang disebabkan oleh kondisi mikroklimat yang tidak ideal. Deteksi stres yang selama ini dilakukan secara manual seringkali terlambat, sehingga mengakibatkan penurunan produktivitas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem IoT yang mampu mendeteksi stres pada bibit tanaman pepaya secara dini dengan memanfaatkan data sensor mikroklimat. Sistem yang diusulkan terdiri dari lapisan akuisisi data (sensor DHT22, soil moisture, dan BH1750 yang terhubung dengan mikrokontroler ESP32), lapisan pengolahan data (analisis dan klasifikasi stres berbasis data sensor), serta lapisan presentasi dan notifikasi (dashboard dan peringatan via Telegram/email). Metode pengembangan sistem menggunakan pendekatan Waterfall, dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah sistem IoT yang dapat mendeteksi dan mengklasifikasikan stres pada bibit pepaya dengan akurasi yang baik, serta memberikan notifikasi real-time kepada petani. Dengan demikian, sistem ini dapat meningkatkan efektivitas pemantauan, mengurangi kerugian akibat stres tanaman, dan mendukung pertanian presisi di Kota Pagar Alam.
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









