IMPLEMENTASI PENDEKATAN PROTOTYPE DALAM PENGEMBANGAN SISTEM IZIN KELUAR KARYAWAN UNTUK MENDUKUNG VALIDASI HASIL KEGIATAN
Abstract
Proses pengelolaan izin keluar karyawan pada perusahaan manufaktur komponen otomotif menghadapi kendala akuntabilitas, terutama dalam pemantauan realisasi izin dan ketersediaan dokumentasi pendukung aktivitas di luar perusahaan. Permasalahan dari penelitian ini adalah ketiadaan mekanisme validasi hasil kegiatan, yang menyebabkan rendahnya tingkat pengawasan serta meningkatkan potensi penyalahgunaan jam kerja. Penelitian ini berfokus pada analisis, perancangan, dan pengembangan prototype sistem izin keluar karyawan berbasis website serta dilengkapi fitur validasi hasil kegiatan guna meningkatkan transparansi operasional. Metodologi pengembangan menggunakan pendekatan Prototyping yang dilakukan secara iteratif untuk memastikan kesesuaian sistem dengan kebutuhan fungsional pengguna. Hasil penelitian berupa sebuah sistem yang memfasilitasi Karyawan, Staf HRGA, dan Managing Director dalam mengelola izin keluar secara terintegrasi. Berdasarkan hasil pengujian dengan metode Black Box Testing, setiap fitur fungsional pada sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan operasional, termasuk keberhasilan integrasi alur perizinan, mekanisme aksi dinamis untuk menjaga integritas informasi, serta fitur rekapitulasi laporan yang mendukung transparansi monitoring bagi manajemen. Pengujian usability juga dilakukan menggunakan System Usability Scale (SUS) dengan melibatkan 10 responden. Berdasarkan hasil perhitungan, sistem memperoleh skor rata-rata 75,5 yang termasuk dalam kategori Acceptable dengan adjective rating Good (Grade B). Temuan ini menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat kemudahan penggunaan yang baik dan dinilai mampu mendukung kegiatan operasional persuahaan secara efektif
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









