SISTEM INTERNET OF THINGS (IoT) UNTUK INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) SEBAGAI SOLUSI SMART BUILDING RAMAH LINGKUNGAN
Abstract
Pengelolaan air limbah yang kurang optimal dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan berdampak pada kesehatan masyarakat. Sistem IPAL konvensional masih bergantung pada pengukuran manual sehingga tidak menyediakan data real-time, kurangnya otomatisasi menyebabkan inefisiensi operasional, serta respons terhadap gangguan sistem menjadi lambat karena belum adanya sistem peringatan berbasis IoT. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem IoT untuk pemantauan kualitas air limbah secara real-time guna menggantikan metode manual, meningkatkan efisiensi operasional instalasi pengolahan air limbah melalui sistem otomatis, serta mempercepat respons terhadap permasalahan melalui notifikasi berbasis IoT. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan deskriptif. Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP32 yang terintegrasi dengan sensor pH, kekeruhan (Turbidity), dan suhu. Pengujian dilakukan menggunakan sampel air limbah laundry dan air sumur bor sebagai pembanding, dengan hasil dibandingkan terhadap data laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu membaca pH air limbah laundry sebesar 9,52 mendekati hasil laboratorium 9,43 dengan selisih ±0,1 pH setelah kalibrasi tiga titik. Sensor Turbidity membaca 99 NTU pada larutan uji 100 NTU dan sensor suhu stabil pada kisaran 27,2 ℃, dengan waktu respons sistem ±1–2 detik
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









