ANALISIS PRIORITAS PERAWATAN ASET MENGGUNAKAN METODE TOPSIS DI BMKG STASIUN KLIMATOLOGI MUARO JAMBI
Abstract
Kinerja pengukuran cuaca sangat bergantung pada keandalan operasional instrumen di lapangan. Saat ini, proses penjadwalan pemeliharaan aset di BMKG Stasiun Klimatologi Muaro Jambi masih mengandalkan estimasi visual teknisi, sehingga rentan memicu bias subjektivitas dan inkonsistensi keputusan perbaikan. Penelitian ini bertujuan menguji penerapan perhitungan matematis secara objektif guna menetapkan peringkat prioritas pemeliharaan aset operasional. Analisis ini menggunakan metode Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) yang dihitung secara manual untuk mengevaluasi sembilan alternatif instrumen berdasarkan lima kriteria teknis: tingkat kekritisan, kondisi fisik, usia aset, frekuensi kerusakan, dan biaya perbaikan. Hasil komputasi menunjukkan bahwa Peralatan Pendukung Pengamatan GRK, Automatic Solar Radiation Station (ASRS), dan Particulate Matter 2.5 menjadi prioritas pemeliharaan tertinggi dengan nilai preferensi 1,000. Penggunaan metode TOPSIS terbukti efektif dalam mengeliminasi bias subjektif dan mampu memberikan rekomendasi perankingan yang presisi bagi manajemen untuk mengalokasikan sumber daya pemeliharaan secara terstruktur.
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









