ANALISIS KERENTANAN WILAYAH KECAMATAN CISOLOK TERHADAP BENCANA TSUNAMI BERBASIS WEBGIS
Abstract
Indonesia sebagai wilayah cincin api memiliki potensi tinggi terhadap bencana tsunami, khususnya di kawasan pesisir seperti Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan wilayah terhadap tsunami serta mengembangkan sistem pemetaan berbasis WebGIS guna mendukung mitigasi bencana. Metode yang digunakan adalah analisis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan pendekatan overlay terhadap beberapa parameter, yaitu elevasi, kemiringan lereng, penggunaan lahan, jarak dari pantai, dan jarak dari sungai. Data diolah menggunakan perangkat lunak ArcGIS dan QGIS, kemudian divisualisasikan dalam bentuk WebGIS berbasis PHP dan MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kerentanan wilayah terbagi menjadi lima kelas, yaitu sangat tinggi (84,48 Ha), tinggi (378,11 Ha), sedang (2.097,56 Ha), rendah (12.527,44 Ha), dan sangat rendah (2.275,30 Ha). Faktor dominan yang memengaruhi kerentanan adalah elevasi, jarak dari pantai, dan jarak dari sungai. Sistem WebGIS yang dikembangkan mampu menyajikan informasi kerentanan secara visual dan interaktif sehingga dapat membantu masyarakat dan pemangku kebijakan dalam pengambilan keputusan mitigasi bencana secara lebih efektif
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









