KLASTERISASI KARAKTERISTIK UMKM MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS DI WILAYAH KABUPATEN KARAWANG
Abstract
Pertumbuhan ekonomi lokal dipengaruhi oleh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), namun persebarannya di Kabupaten Karawang masih belum merata. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan UMKM guna mengidentifikasi perbedaan karakteristik antarwilayah. Data yang digunakan berupa jumlah UMKM pada sektor industri kecil, industri rumah tangga, jasa, dan perdagangan periode 2019–2025. Metode yang digunakan adalah K-Means Clustering dengan penentuan jumlah klaster menggunakan metode Elbow serta evaluasi menggunakan Silhouette Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah klaster optimal adalah empat dengan nilai Silhouette Score sebesar 0,436 yang menunjukkan kualitas pengelompokan cukup baik. Setiap klaster memiliki karakteristik berbeda, yaitu aktivitas UMKM tinggi, menengah, dan rendah dengan dominasi sektor tertentu. Selain itu, satu kecamatan dapat berada pada klaster yang berbeda pada tahun yang berbeda, yang mencerminkan dinamika perkembangan UMKM. Hasil visualisasi juga menunjukkan bahwa persebaran UMKM di Kabupaten Karawang masih belum merata. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pengembangan UMKM yang lebih terarah.
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









