ANALISIS PEMETAAN DAERAH LOKASI RAWAN KECELAKAAN JALAN TOL JAGORAWI MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTER MELALUI VISUALISASI WEBGIS
Abstract
Kecelakaan lalu lintas di ruas Jalan Tol Jagorawi merupakan permasalahan yang terjadi secara konsisten setiap tahun dan memerlukan penanganan yang berbasis data serta analisis yang komprehensif. Penyajian data kecelakaan yang selama ini masih didominasi oleh statistik agregat belum mampu menggambarkan pola spasial dan temporal secara menyeluruh, sehingga proses identifikasi lokasi rawan kecelakaan menjadi kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memetakan daerah rawan kecelakaan dengan menggunakan metode K-Means Clustering yang diimplementasikan melalui perangkat lunak R-Studio, serta divisualisasikan dalam platform WebGIS agar dapat diakses secara interaktif oleh masyarakat dan pemangku kepentingan. Data yang dianalisis mencakup 198 insiden pada tahun 2018, 188 insiden pada tahun 2019, 119 insiden pada tahun 2020, dan 86 insiden pada tahun 2021. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada arah Ciawi–Cililitan, tingkat risiko tertinggi berada di KM 40+600–40+400, KM 22+400–22+200, dan KM 16+800–16+600, sedangkan pada arah Cililitan–Ciawi terdapat di KM 40+600–40+400, KM 35+800–35+600, KM 16+800–16+600, serta KM 12+000–11+800. Secara temporal, kecelakaan paling sering terjadi pada pukul 00.00–05.59. Metode K-Means berhasil mengelompokkan lokasi kecelakaan ke dalam empat tingkat kerawanan, dan visualisasi WebGIS membantu menentukan prioritas penanganan secara lebih efektif.
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









