PEMETAAN DAN PENGELOMPOKAN KONDISI PENDIDIKAN KECAMATAN DI KABUPATEN KARAWANG MENGGUNAKAN K-MEANS CLUSTERING
Abstract
Riset ini dilakukan guna memetakan wilayah kecamatan di Karawang sesuai strata pendidikan warga demi mengungkap pola serta disparitas antar daerah. Masalah utama yang dibahas adalah absennya instrumen pemetaan distribusi pendidikan yang akurat, sehingga menghambat efektivitas formulasi kebijakan publik. Analisis data mengimplementasikan algoritma K-Means Clustering melalui fase normalisasi Min-Max Scaler, identifikasi titik siku (Elbow Method), serta pengujian validitas menggunakan Silhouette Coefficient. Hasilnya menunjukkan bahwa konfigurasi tiga kelompok ( ) merupakan skenario paling optimal dengan perolehan skor Silhouette sebesar 0.5686, yang merepresentasikan stabilitas struktur klaster. Wilayah teridentifikasi ke dalam tipologi pendidikan dasar, berkembang, dan tinggi. Berdasarkan temuan, area dengan level pendidikan tinggi terkonsentrasi pada pusat pertumbuhan ekonomi, sementara mayoritas kecamatan lainnya masih tergolong dalam klaster pendidikan dasar. Kesenjangan ini mengindikasikan perlunya redistribusi sumber daya manusia dan infrastruktur pendidikan yang lebih inklusif. Temuan ini diharapkan mampu menjadi fondasi teknis bagi pemerintah daerah dalam merancang program intervensi yang presisi, seperti alokasi anggaran dan beasiswa yang disesuaikan dengan profil kebutuhan spesifik di tiap wilayah.
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









