POLA KONSUMSI PANGAN SKOR PPH WILAYAH DI INDONESIA BERDASARKAN GIZI TIAP DAERAH 2021–2024 PENERAPAN METODE HIERARCHICAL CLUSTERING
Abstract
Pola konsumsi pangan merupakan indikator utama dalam menilai kualitas gizi dan ketahanan pangan suatu wilayah. Namun, variasi Skor Pola Pangan Harapan (PPH) antarwilayah di Indonesia masih menunjukkan ketimpangan yang signifikan, sehingga menyulitkan penentuan prioritas intervensi kebijakan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan 507 wilayah Kabupaten/Kota berdasarkan kemiripan profil kinerja Skor PPH periode 2021–2024. Prosedur penelitian dilakukan menggunakan pendekatan Knowledge Discovery in Databases (KDD) dengan menerapkan metode Agglomerative Hierarchical Clustering. Algoritma diimplementasikan menggunakan Euclidean Distance sebagai pengukur jarak dan Ward’s Method untuk meminimalkan varians di dalam klaster. Hasil validasi melalui Silhouette Coefficient memberikan nilai optimal sebesar 0,4022 pada jumlah tiga klaster (K=3). Penelitian ini berhasil memetakan tiga zonasi risiko gizi nasional: Klaster 1 (Zona Hijau) dengan performa stabil di atas skor 85,0 yang didominasi Pulau Jawa; Klaster 0 (Zona Kuning) sebagai kelompok transisi; dan Klaster 2 (Zona Merah) dengan risiko tinggi di bawah skor 70,0 yang terkonsentrasi di wilayah Timur Indonesia. Hasil ini memberikan landasan struktural bagi pemangku kebijakan dalam merancang program ketahanan pangan yang lebih tepat sasaran.
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









