ANALISIS EFISIENSI PADA PROSES BISNIS PENGADAAN BARANG CV. FAHRESA JAYA PRATAMA MENGGUNAKAN PENDEKATAN LEAN BUSINESS PROCESS IMPROVEMENT
Abstract
Sektor konstruksi, khususnya kontraktor skala menengah, masih menghadapi tantangan inefisiensi dalam proses pengadaan barang. CV. Fahresa Jaya Pratama, perusahaan kontraktor fasad bangunan di Jawa Timur, mengalami permasalahan proses pengadaan yang masih manual dan belum terstandarisasi, sehingga menimbulkan pemborosan berupa waiting, overprocessing, dan motion. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi proses pengadaan secara As-Is, mengidentifikasi aktivitas pemborosan, serta merancang usulan proses bisnis To-Be. Metode yang digunakan meliputi Lean Business Process Improvement (Lean BPI), Value Stream Mapping (VSM), Value Added Analysis (VAA), dan BPMN. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses pengadaan memiliki nilai Process Cycle Efficiency (PCE) sebesar 13,64%, dengan 86,36% aktivitas tergolong non-value added. Pemborosan waiting mendominasi dengan kontribusi 46,97% dari total lead time sebesar 3.960 menit, di mana bottleneck utama pada pengecekan stok manual menyumbang antrean hingga 16 jam. Usulan perbaikan To-Be mencakup integrasi API supplier untuk otomatisasi pengecekan stok, rekapitulasi penawaran otomatis berbasis katalog, fitur auto-approval untuk transaksi di bawah Rp5.000.000, serta monitoring dashboard pengiriman secara real-time
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









