PERANCANGAN ULANG UI/UX DESIGN APLIKASI BUKAN MCD MENGGUNAKAN METODE UCD

  • Deanaz Priska Aurellia Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Samarinda
  • Damar Nurcahyono Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Samarinda
  • Subhan Hartanto Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Samarinda

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang desain User Interface (UI) dan User Experience (UX) pada self-order kiosk BUKAN MCD dengan menerapkan metode User-Centered Design (UCD) sebagai upaya meningkatkan kemudahan penggunaan, efektivitas, serta tingkat kepuasan pengguna. Metode User-Centered Design (UCD) dipilih karena menempatkan pengguna sebagai pusat dalam setiap tahapan pengembangan, mulai dari memahami konteks penggunaan, mengidentifikasi kebutuhan pengguna, merancang solusi, hingga melakukan evaluasi. Pendekatan ini memungkinkan rancangan antarmuka dikembangkan berdasarkan kebutuhan, karakteristik, dan pengalaman nyata pengguna sehingga menghasilkan desain yang lebih intuitif, efektif, dan sesuai dengan ekspektasi pengguna. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada hasil observasi awal dan temuan permasalahan pada desain sebelumnya, seperti navigasi yang kurang jelas, tampilan antarmuka yang belum intuitif, informasi yang kurang terstruktur, serta alur pemesanan yang dinilai tidak efisien dan berpotensi menurunkan kenyamanan pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah User-Centered Design (UCD) yang terdiri dari empat tahapan utama, yaitu understand context of use, specify user requirements, design solutions, dan evaluate design. Proses perancangan antarmuka dilakukan menggunakan aplikasi Figma dengan mempertimbangkan kebutuhan, karakteristik, serta kebiasaan pengguna self-order kiosk. Selanjutnya, evaluasi usability dilakukan menggunakan kuesioner System Usability Scale (SUS) untuk mengukur tingkat kemudahan dan kepuasan pengguna terhadap desain yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan ulang UI/UX mampu memberikan peningkatan signifikan pada aspek navigasi, keterbacaan informasi, dan kecepatan dalam proses pemesanan. Nilai rata-rata usability yang diperoleh sebesar 90,9 yang termasuk dalam kategori “A”, menandakan tingkat usability yang sangat baik. Dengan demikian, penelitian ini membuktikan bahwa penerapan metode UCD efektif dalam menghasilkan desain antarmuka self-order kiosk yang lebih ramah pengguna, mendukung efisiensi layanan, serta meningkatkan pengalaman digital pelanggan secara keseluruhan

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-10-04