PENERAPAN POLA MODULAR MONOLITH UNTUK SKALABILITAS SISTEM PEMBELAJARAN DARING DI SMA NEGERI JATIROGO
Abstract
Sistem pembelajaran daring pada institusi pendidikan menengah rentan terhadap degradasi arsitektur seiring pertumbuhan fitur, akibat struktur kode monolitik tradisional yang sangat terikat (tightly coupled). Arsitektur microservices yang lazim diusulkan sebagai solusi justru memunculkan kompleksitas operasional dan latensi jaringan yang tidak proporsional untuk ekosistem berskala sekolah menengah. Penelitian ini bertujuan merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi penerapan arsitektur Modular Monolith pada platform e-learning SMA Negeri Jatirogo guna meningkatkan skalabilitas arsitektural dan maintainability tanpa kerumitan deployment. Sistem dikembangkan menggunakan metode Prototyping dengan dekomposisi domain bisnis menjadi empat modul independen (Auth, Admin, Course, Quiz) berdasarkan prinsip Bounded Context dari Domain-Driven Design (DDD). Evaluasi dilakukan melalui Static Architecture Conformance Checking (SACC), pengukuran Cyclomatic Complexity (CC), dan User Acceptance Testing (UAT). Arsitektur berhasil mencapai zero circular dependencies dan zero cross-module violations, dengan nilai CC tertinggi sebesar 19 (risiko sedang yang dapat ditoleransi) pada fungsi Hybrid Grading. UAT mencatatkan tingkat kesesuaian operasional 100%, membuktikan bahwa pola Modular Monolith merupakan solusi arsitektural yang tangguh dan terukur untuk sistem pembelajaran daring berskala sekolah menengah
Downloads
Copyright (c) 2026 JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









