RANCANG BANGUN SISTEM PENDETEKSI GERAKAN UNTUK KEAMANAN RUMAH BERBASIS IOT MENGGUNAKAN SENSOR PIR DAN METODE FUZZY LOGIC DENGAN NOTIFIKASI TELEGRAM

  • Elfredo Yustrada Bomantoro Informatika, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Basuki Rahmat Informatika, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Henni Endah Wahanani Informatika, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) mendorong terciptanya sistem keamanan rumah yang lebih cerdas dan efisien. Tingginya angka kejahatan pencurian rumah dan keterbatasan sistem konvensional yang tidak mampu memberikan notifikasi secara real-time menjadi permasalahan utama penelitian ini. Penelitian bertujuan merancang dan membangun sistem pendeteksi gerakan berbasis IoT menggunakan sensor PIR HC-SR501 dan ESP32-CAM dengan notifikasi Telegram, serta mengimplementasikan metode Fuzzy Logic Simplified Mamdani untuk klasifikasi tingkat ancaman. Metode yang digunakan adalah metode prototype yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian sistem. Fuzzy Logic mengklasifikasikan ancaman ke dalam tiga kategori—Aman, Waspada, dan Bahaya—berdasarkan nilai akumulasi motionLevel pada rentang 0 hingga 10. Hasil pengujian menunjukkan sensor PIR mampu mendeteksi gerakan dengan keberhasilan 96% dari 25 percobaan (100% pada jarak 1–4 m; 80% pada 5 m). Fuzzy Logic mengklasifikasikan seluruh skenario dengan akurasi 100% dan false alarm 0%. Notifikasi Telegram terkirim rata-rata 2.050 ms pada koneksi WiFi stabil, disertai dua frame foto sebagai bukti visual ancaman. Sistem terbukti responsif dan layak sebagai solusi keamanan rumah berbasis IoT yang terjangkau

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-09-29